PENDONGKRAK PENGGEMUK BOBOT KAMBING DAN SAPI


    PENDONGKRAK BOBOT KAMBING DAN SAPI
    Di sini focus pada penggunaan herbal tradisional, jangan sepelekan peran empon-empon tanaman obat/ jamu tradisi leluhur kita jaman dulu kala. Memangnya siapa yang memberitahu leluhur kita,dulu kala? Kalau empon-empon tersebut berkhasiat untuk kesehatan tubuh? Padahal saat itu belum ada, bermacam ujicoba secara ilmiah untuk menilik fungsinya.Itulah kehebatan nenek moyang kita.
    Dan sekarang dengan berpedoman resep-resep yang saat itu di tulis di atas lempeng batu, tulang dan daun lontar, kita bisa mengambil manfaatnya. Bukan sekedar untuk kesehatan manusia, malah sudah di kembangkan untuk kesehatan hewan ternakan juga. Khusus untuk kesehatan ternak, topic kali ini.

    PENDONGKRAK PENGGEMUK BOBOT KAMBING DAN SAPI
                                     BAHAN HERBAL TRADISIONAL
    • Temulawak           1 kg
    • Kunyit                    1 kg
    • Jahe                    0,5 kg
    • Daun Sirih             1 kg
    • Asam Jawa        0.5 kg
    • Tetes Tebu           1 kg
    • EM 4                 250 ml
    • Air bersih           20 ltr
                                      CARA PEMBUATAN :

    a.       Siapkan bahan herbal, cuci bersih.
    b.      Blender/ parut semua bahan, termasuk asam jawa sudah di buang bijinya.
    c.       Campurkan semua hasil blender dalam suatu wadah lalu diperas, hasil perasan ini di sendirikan pada wadah. Bahan exstrak dari perasan di tambah air bersih, di ambilkan dari jatah air yang 20 liter sebanyak 1 liter, lalu diperas kembali, hasil perasan di campurkan pada hasil perasan yang pertama. Bahan herbal yang telah mengalami 2 kali perasan di tambah sedikit tetes, di bentuk butiran kecil 3 – 5 gram lalu di keringkan, bisa di simpan sebagai obat herbal untuk ternak, daripada di buang percuma, begitu.
    d.      Hasil perasan ( dua kali perasan ), di tambahkan air bersih 19 liter dan EM 4 250 ml. Dimasukkan pada drum atau jerigen. Begitu juga tetes 1 kg dicampurkan.
    e.   Tutup rapat drum/ jerigen, biarkan proses fermentasi selama 20 hari. Tiga hari sekali drum/ jerigen diaduk-aduk sekaligus mengeluarkan gas hasil fermentasi.
    Aturan pakai setiap 5 – 10 ml dicampur air minum 1 liter atau bisa di campurkan pada pemberian pakan, ini untuk dosis ternak kambing, sedang untuk sapi aturan pakai setiap  hari membutuhkan 100 ml yang di campurkan pada komboran. Bisa juga di berikan model Cekok langsung, untuk kambing sekali cekok perlu herbal  sebanyak 100 ml pemberian seminggu sekali. Sedang untuk sapi, sekali cekok perlu 250 – 500 ml, inipun hanya seminggu sekali.
    Hasil ujicoba pada kambing, jika tidak pakai herbal fermentasi pertumbuhan 2 – 3 kg/ bulan jika pakai herbal pertumbuhan 4 – 5 kg/bulan. Sedang pada ternak sapi ( sapi minimal umur 1 tahun), untuk sapi jenis ongole atau turunan ongole, pertumbuhan menjadi 1, 05 – 1,1 kg/ hari, sedang yang tidak pakai herbal pertumbuhan 0,4 – 0,5 kg/ hari. Untuk jenis sapi Simmental atau limousen pertumbuhan mencapai 1,3 – 1, 5 kg/ hari. Jika tidak pakai herbal pertumbuhan 0,8 kg/ hari.
    Efek pemberian herbal daya tahan tubuh ternak meningkat, penyakit kembung dan cacing yang biasanya selalu menyerang ternak, tidak pernah muncul. Satu lagi, bau kotoran dan urin terkurangi secara nyata sekali. Ini di mungkinkan jika metabolisme dalam tubuh ternak bekerja optimal.Begitu rekan-rekan peternak ulasan singkat kali ini, semoga bermanfaat.

    15 Responses to "PENDONGKRAK PENGGEMUK BOBOT KAMBING DAN SAPI"

    1. saya beternak ayam kampung. bisa tidak ramuan ini diterapkan pada ayam---dengan aturan dosis menyesuaikan?? trima kasih. tulisan2 anda sangat bagus dan bermanfaat...

      ReplyDelete
      Replies
      1. yang ini buat hewan ruminansia mas....

        yang buat unggas coba buka " reaktor digester probiotik" dan " herbal top penghancur segala penyakit ayam "

        Delete
    2. Terima kasih mas Betha, salam kenal.
      sangat bermanfaat sekali, kebetulan saya lagi ternak kambing buat persiapan lebaran...

      salam

      ReplyDelete
    3. mas.saya minat dong sama probiotik buatan mas///contak saya 08121141733

      ReplyDelete
    4. mas, saya ibrohim dari tegal. saya sudah mencoba membuat prebiotik pendongkrak bobot kambing tapi setelah saya aplikasikan kenapa kambing saya jadi makannya sedikit padahal sebelum dikasih prebiotik makannya banyak. apakah itu salah satu pengaruh prebiotik tersebut........? trimakasih. mohon penjelasan

      ReplyDelete
      Replies
      1. pada saat pertama kali di berikan mmg biasanya ndak mau mas, setelah di puasakan baru beri ...biasanya langsung mau, biasanya malah nafsu makan meningkat....coba amati lagi prosedur mbuatnya......

        Delete
    5. Kami dari PT. Inti Landas memproduksi Probiotik untuk Ternak Besar dan Unggas, Untuk Ternak Besar seperti Sapi dapat menghasilkan berat dalam 100 hari menjadi 300 kg (rata-rata 3 kg/hari) dan untuk Unggas seperti Ayam potong dapat mempercepat panen <1 bulan. Untuk penjelasan dapat menghubungi kami : Syaikhudin 0878 7842 0872,

      ReplyDelete
      Replies
      1. Manfaat :

        Menambah nafsu makan, mengurangi stres pada hewan, mempercepat masa panen, menghasilkan daging yang tebal dengan lemak tipis.

        Delete
    6. pak betha,untuk asam jawanya itu yg matang atau yg mentah pak

      ReplyDelete
    7. mas betha kalo probiotik top di aplikasikan untuk kambing bisa ndak mas, kok sy lihat komposisinya hampir sama, trs kalo probiotik top di campur dg urea bisa ndak mas, trimakasih

      ReplyDelete
    8. Salam Kenal Mas Betha
      Untuk pembuatan herbal ini perlu air yang sudah di sterilkan (air matang) atau cukup dengan air bersih

      ReplyDelete
    9. terima kasih mas, saya sudah memanfaatkan resep ini pada sapi dan hasilnya bagus, pertumbuhan sapi tetap optimal (komboran terdiri dari bekatul, ketela, polard, vit b compleks dan herbal). Sebelum pake herbal masih ditambah konsentrat pabrikan, tapi pada saat pake herbal saya coba tidak tambahkan konsentrat ternyata hasilnya tetap optimal..jadi biaya pakan bisa berkurang

      ReplyDelete
    10. mas jamu diatas boleh gak diberikan pada sapi bunting

      ReplyDelete