DEDAK KATUL BEKATUL FERMENTASI

    DEDAK KATUL BEKATUL FERMENTASI

    Banyak permintaan dari rekan-rekan peternak yang menginginkan pembahasan tentang katul fermentasi. Permintaan ini di landasi pendapat yang mengatakan, bahan pakan ternak yang telah mengalami proses fermentasi mutu, kualitas, protein dan TDN(Total Digestible Nutrien) bahan pakan tersebut akan meningkat tajam.

    Tapi benarkah seperti itu ? Coba nanti kita bahas bersama kebenaran praduga keilmuaan tersebut. Sebelumnya, harus di samakan terlebih dahulu persepsi tentang istilah-istilah dedak, katul, bekatul, fermentasi, ragi, urea…

                                                              KATUL

    Biji bulir padi yang telah di pisahkan antara kulit luar atau sekam dari biji dalam atau istilah jawa wuloh biji padi berwarna merah kecoklatan. Setelah  proses penggilingan di pabrik atau Selepan istilah jawanya, akan keluar 2 hasil yang terpisahkan, beras putih dan katul. Oleh karyawan selepan seringnya di namakan katul gilingan pertama. Nilai nutrisi :

    Protein : 12 %
    Energi Metabolisme : 1680 Kcal/kg
    Lemak : 13 %
    Serat Kasar : 12 %
    Ca : 0,12 %
    P : 1,5 %
    Na : 0,07 %
    K : 1,7 %
    CL : 0,07 %
    Mn : 200 ppm
    Zn : 30 ppm

                                                           DEDAK

    Merupakan hasil samping dari pemisahan gabah/biji padi antara kulit sekam dan beras Wuloh, hasil sampingnya pecahan lembut dari kulit padi atau sekam. Hasil samping ini di campur dengan katul dengan perbandingan 70 : 30 katul hasilnya namanya Dedak.
    protein : 9 – 10 %, energy metabolism 1300 Kcal/kg, dedak ini hanya cocok khusus untuk hewan ruminansia seperti kambing, domba, kerbau, sapi.

                                                           BEKATUL

    Atau lebih terkenal dengan nama katul separator yaitu limbah dari penggilingan beras yang sudah berwarna putih, biasanya berat massa lebih tinggi di banding katul. Bekatul ini warnanya cenderung putih dan masih banyak ikutan beras pecah. Bekatul dan katul cocok untuk campuran formula pakan


    unggas seperti ayam dan itik bebek, dengan nilai nutrisi :

    Protein : 12 %
    Energi Metabolisme : 2850 Kcal/kg
    Lemak : 12 %
    Serat Kasar : 3 %
    Ca : 0,04 %
    P : 1,4 %
    Na : 0,07 %
    K : 1,1 %
    CL : 0,07 %

                                                      FERMENTASI

    F
    ermentasi merupakan proses pembiakan protein sel tunggal. Protein sel tunggal yang biasa di pakai adalah yang di produksi dengan media kultur cair missal : kefir, yoghurt, asam cuka. Sedang protein sel tunggal media subtract padat missal : oncom, tempe, tempe, kecap.

    Tujuan awal fermentasi untuk meningkatkan nilai tercernak pakan, sehingga penyerapan nilai nutrisi pakan lebih optimal, yang pada akhirnya seharusnya produktivitas akan meningkat.

                                                          RAGI

    Atau ada juga yang menyebutnya Laru, bibit atau biang jamur/kapang yang dipergunakan dalam fermentasi. Ragi tempe mengandung kapang Rhizopus orizae, yang pada pertumbuhannya mampu memecah susunan kimia protein komplek menjadi sederhana sehingga mudah di cerna.

    Macam ragi yang biasa di gunakan, Rhizopus spec, Rhizopus oligosporus, Rhizopus ,champydosporus, Aspergillus niger, ragi tape atau mikro organism lain seperti EM 4, fermetan jerami atau yang lainnya lagi, karena sekarang banyak banget merk keluaran pabrik yang telah dijual bebas.

                                                        UREA

    Urea di sini yang di maksudkan adalah urea yang sering di pakai buat pupuk tananman . Yang mana kandungannya 46 % adalah Nitrogen. Kenapa di pakai, untuk menjadi bom protein, bersama-sama dengan sisa subtract mineral, nitrogen urea dan sel-sel mikroba, beserta perombakan pati, meningkatkan nilai prosentase protein yang di namakan Protein Enrichment.

    Y
    ang perlu di perhatikan di sini, kebutuhan protein bangsa Unggas ayam dan bebek itik adalah protein yang berupa Asam Amino, kesepuluh asam amino komplit. Ini artinya penggunaan urea hanya di khususkan untuk hewan Ruminansia sapi, kerbau, kambing, domba. Yang mana dalam ke empat organ pencernakan banyak mengandung jutaan mikro organism yang membantu proses penyerapan nutrisi pakan.


                                                 CARA PEMBUATAN

    Bahan :

    1. Katul
    2. Mineral unggas dan ruminansia
    3. Urea bagi ruminansia, unggas tidak memerlukannya

    Alat-alat :
    1. Drum, ember, plastic untuk pemeraman
    2. Dandang/ alat kukus di sesuaikan  dengan yang di miliki

    Langkah kerja :
    1. Basahi katul dengan air buat “ pero “ saja, masukan dandang/alat kukus, masak 30 menit di hitung mulai airmendidih, hindari terlalu matang atau katul masukan ember kocori dengan air panas lalu aduk-aduk sampai merata, di buat “ pero “ juga.
    2. Dinginkan katul, campur dengan urea 1 sendok the tiap 2 kg katul, mineral 1 sendok makan tiap 2 kg katul, ragi tape 1 butir tiap 4 kg katul. Kenapa di pakai ragi tape, karena harga murah…atau rekan rekan pingin tahu caranya buat ragi tape ? lain kali saja bahasnya ya………
    3. Semua bahan di campur aduk sampai rata, lalu masukan dalam drum, ember atau plastic, tutup rapat udara ndak boleh masuk, 2 atau 3 hari, hasil terbaik 4 hari. Simpan di tempat teduh yang tidak terkena paparan sinar matahari.
    4. Setelah jadi bisa langsung di berikan pada hewan ternak atau kalau ingin di simpan keringkan terlebih dahulu baru di kemas, jika pengeringan sempurna tahan hingga 2 bulan.selesai

    101 Responses to "DEDAK KATUL BEKATUL FERMENTASI"

    1. selamat pagi pak Betha, saya mau tanya berapa nilai nutrisi katul fermentasi. terima kasih. teguh purworejo

      ReplyDelete
    2. katul fermentasi dengan urea protein jadi 20 - 35 %
      tanpa urea jadi 14 - 15 %

      ReplyDelete
    3. salam kenal mas betha , saya dr pasuruan jawa timur ....kebetulan saya ada usaha selepan kecil2 an....

      ReplyDelete
      Replies
      1. salam kenal pak umpama campuran fermetasi tadi di tambah dngan setarbio gimna hasilnya ,mksih

        Delete
    4. pak. Katul fermentasi bisa gk buat ransum bebek petelur, batasanya brp %? Mksh..

      ReplyDelete
      Replies
      1. kalau untuk ayam petelur bisa menggantikan porsi katul total....

        kalau untuk bebek petelur, seumpama campuran pakan hanya katul dan konsentrat...bisa setengah dari jumlah katul yang biasa di pakai.....

        tapi jika bebek sudah bertelur/ berproduksi ada resiko telur drop dulu, bukan karena katul fermentasi..tapi bebek perlu penyesuaian dengan pakan baru...

        di coba untuk bebek yang baru belajar bertelur saja mas...biar ndak ada resiko penurunan telur...

        Delete
    5. maaf pak nanya lagi,,hehe
      klo buat pakan bebek pedaging gmn cara menyusun ransum dgn bekatul fermentasi..
      Jika bahan pakan yg ada cuma tepung ikan, jagung dan bekatul fermentasi . . .
      Mksh

      ReplyDelete
      Replies
      1. pake acuan di sub judul " bebek pedaging+probiotik "
        tinggal sentrat 144 di ganti tepung ikan dan katul nya di ganti setengah dedak fermentasi dan setengah jagung....
        bobot yang di dapat meri lokal umur 2 bulan 1,2 - 1,45 kg

        Delete
    6. Azolla sangat kaya akan protein, asam amino esensial, vitamin (vitamin A, vitamin B12 dan Beta- Carotene), mineral seperti kalsium, fosfor, kalium, zat besi, dan magnesium. Berdasarkan berat keringnya, mengandung 25 – 35% protein, 10 – 15% mineral dan 7 – 10% asam amino, senyawa bioaktif dan biopolymer. Komposisi nutrisinya membuat Azolla sangat efisien dan efektif sebagai pakan ikan, ternak, dan unggas. Kami menyediakan BIBIT AZOLLA. Untuk pemesanan hubungi 0857 1790 7467, 0823 3234 8282 info selengkapnya tentang azolla: http://bibitazollagambiran.blogspot.com/2012/07/manfaat-tanaman-azolla.html

      ReplyDelete
    7. maaf pak Betha mau tanya? yang dimaksud mineral untuk unggas apa ya?

      ReplyDelete
      Replies
      1. itu mineral dengan merk " mineralB12 " dari PT EKA dan
        mineral kuning dari PT MEDION...

        banyak di jual di poultry shop mas....kemasan 1 kg....

        Delete
    8. Salam Kenal Pak Betha,
      Mau nanya apabila fermentasi bekatulnya dengan campuran urea dipakai untuk unggas, apa ada efeknya untuk unggas?

      ReplyDelete
      Replies
      1. peruntukan urea sebenarnya untuk hewan ruminansia/berlambung jamak

        pada unggas, urea merupakan bom protein, sayangnya unggas tidak dapat mengubah nitrogen menjadi protein...seperti pada hewan ruminansia....

        tidak ada effek samping karena kelebihan nitrogen akan di buang bersama kkotoran

        Delete
    9. bos kalo fermentasi tanpa urea berarti peningkatan protein bekatul tidak begitu byk ya cm 2-3% saja, terus mau nanya lg nih bos, sayakan ternak ayam kampung pedaging kira2 campuran pakannya apa ya bila di kombinasi dg bekatul fermentasi, maaf nih byk tanya , trimakasih saya tunggu jawabannya

      ReplyDelete
      Replies
      1. untuk pakan ayam pedaging perlu protein 19-20% dan energi kisaran 2800-3000 Kkal/kg

        bahan pakan yg di pakai bisa jagung, katul, bungkil kedelai/sentrat ayam petelur protein 32-39%, tepung daun, tepung ikan dan bahan pakan alternatif.

        Delete
    10. Sangat bermanfaat mas artikelnya...... Mau tanya kalo fermentasi pake mikroba serbuk ... Apa hasilnya sama dengan memakai kapang tempe tsb? Makasih

      ReplyDelete
      Replies
      1. kalau yang di maksud adalah starbio...bisa mas....lebih bagus bila di kombinasikan dengan ragi....

        Delete
    11. pak.. apa katul harus di rebus dulu?? bedanya dmn kalo gak direbus katulnya??

      ReplyDelete
      Replies
      1. iya harus di kukus dulu...
        jika tidak di kukus biasanya tidak jadi
        seumpama jadi pun kwalitas bagusan yg di kukus...

        Delete
    12. Apa tujuan di rebus pak.? apakah biar lebih steril.? kandungan Vitaminnya apa tidak berkurang.? Maksih.

      ReplyDelete
      Replies
      1. di samping untuk sterilissi juga buat memecah ikatan serat kasar sehingga nanti penyatuan dengan feed suplement
        bisa sempurna, di samping perombakan oleh MO/kapng bisa lebih mudah.....kan suhu yang di perlukan tidak terlalu tinggi dan perebusan juga tidak lama...

        Delete
    13. apakah dampaknya apabila stlah 4hri, fermentasi tetap ditutup terus/dilanjutkan.?

      ReplyDelete
      Replies
      1. akan terbentuk alkohol yang berlebih...dan ini tidak bisa di manfaatkan oleh ternak

        Delete
    14. Maaf, Apakah dampaknya bagi bebek, apabila stelah 4hari, proses fermentsi tetap terus dilanjutkan.? terima kasih.

      ReplyDelete
    15. mau tanya pak.. kalo saya pake em4, berapa takarannya untuk 2 kg bekatul?

      ReplyDelete
      Replies
      1. sesuaikan saja dengan takaran di atas....

        Delete
    16. you-dee

      Salam kenal mas.. mau tanya, apa ada perbedaan hasilnya pada katul fermentasi pake ragi tempe dgn ragi tape?

      bls

      ReplyDelete
    17. hasil dr dedak fermentasi apakah juga menghasilkan enzim phytase?

      ReplyDelete
    18. Salam Kenal mas Betha.. selama ini sy memfermenntasi dedak dengan EM-4, pertanyaan sy : apakah bisa fermentasi Katul dengan EM-4 dan di tambahkan ragi tempe atau tape..apakah hasilnya akan lebih bagus terutama nilai proteinnya ? apakah prosesnya tetap anaerob. Terimakasih.

      ReplyDelete
      Replies
      1. iya ndak papa mas...tetap anaerob
        semakin bervariasi mikroorganisme dan kapang yearst yang di gunakan makin bagus hsilnya

        soal peningkatan protein, itu merupakan hasil samping saja sebab tujuan utama fermentasi adalah meningkatkan nilai tercernak bahan pakan....

        tapi memang ada kenaikan protein pada proses fermentasi yang menambahkan urea ...tapi ini terbatas penggunaannya untuk hewan ruminansia saja...

        Delete
    19. Salam kenal mas, selain katul apakah jagung juga perlu difermentasi untuk meningkatkan nilai tercernak bahan pakan? terima kasih

      ReplyDelete
      Replies
      1. iya ndak papa mas
        sebenarnya kan semua bahan pakan perlu di fermentasi
        karena setiap bahan pakan kan memeliki kadar serat kasar yang berlainan, dengan fermentasi SK akan turun sehingga nilai nutrisi yang terserapakin tinggi....

        Delete
    20. saya mo tanya mas... Hasil fermentasi bagus nggak untuk pakan ikan ? Lele misalnya.
      trim,s

      ReplyDelete
    21. mas gimana cara memproses kedelai menjadi pakan,yg saya lakukan selama ini dari perendaman,pengelupasan,digiling dalam keadaan basah.apakah masih ada zat anti nutrisinya? yg kedua apakah bisa konsentrat petelur dirangsum sendiri di turun kan kadar proteinya trus dijadikan pakan broiler?

      ReplyDelete
      Replies
      1. metode pemanasan atau perendaman
        keduanya bisa dipakai

        Delete
      2. konsentrat petelur bisa untuk di formula buat ayam pedaging...tapi konsentrat kusus ayam pedaging kan ada mas...

        Delete
    22. Salam sukses Pak Betha
      saya mau tanya kalo sesuai artikel dan pertanyaan - pertanyaan diatas itu berarti bekatulnya difermentasi terlebih dahulu baru dicampurkan dengan bahan baku pakan lainnya. yang menjadi pertanyaan saya apakah bisa kalau bekatul dan bahan baku pakan lainnya dicampur terlebih dahulu kemudian baru difermentasi bersamaan ?? apa ada perbedaan ?
      terima kasih
      sugeng rahayu

      ReplyDelete
      Replies
      1. saya rasa hasil akan lebih bagus lagi...
        karena semuannya di fermentasi

        Delete
      2. Kalo untuk pakan kelinci bagaimana Pak Bertha

        Delete
    23. saya ingin konsultasi dgn bpk, via apa..? atau bs ketemu bpk dimana, kebetulan saya di Solo Baru

      ReplyDelete
      Replies
      1. ALAMAT DAN NO HP

        Bagi rekan rekan yang akan main ke rumah, coba nanti tak buatkan ancer ancer agar lebih mudah mencarinya.

        Dari arah jogja :

        Ikuti jalan jogja-solo>prambanan>pabrik susu SGM>pabrik tebu Gondang Winangun>pasar sargu>RS Tegalyoso>ikuti jalan kota klaten jalur alternative>terminal klaten, sampaijalan jogja solo lagi>ambil kiri arah solo sampai PT Widya Dharma>mlese>sampai ¼ karangwuni di tengah jalan ada pohon beringin, kana nada SPBU dan kiri ada BULOG, pada lampu merah karangwuni ambil kanan>ceper>kurung cetan>pedan di 1/3 arah karangdowo ambil kiri 3km> SMP N 2 Karangdowo>kampong banaran belakang Bank BKK>rumahku. Rumah di tepi jalan raya jadi mudah untuk di cari….

        Alamat komplit :
        jalan raya karangdowo-pedan km 1, banaran RT 1 RW 1 pugeran karangdowo klaten

        No HP : 085229779252

        Delete
    24. informasinya mas ini sagat membatu saya yang sedang belajar beternak. ... ohya mas katul dan bekatul setelah di fermentasi tu kandungan serat kasarnya jadi berapa ya mas...?

      ReplyDelete
      Replies
      1. sepertinya penjelasan di atas sudah ada mas

        Delete
    25. Terima kasih anda telah memberikan kesempatan untuk berkomentar. Artikel anda sangat bagus. Semoga bermanfaat untuk semua

      ReplyDelete
    26. gan@ klo ga dikasih urea gmn,,,hnya katul ma ragi tempe saja?

      ReplyDelete
    27. Mas apa untuk ayam arab bisa dikasih full 100% pakan fermentasi katul tanpa campuran bahan lainnya?
      Kalau tidak bisa formulanya apa saja supaya mencukupi kbutuhan nutrisinya agar tidak mengganggu proses bertelur.
      Mhn penjelasanya saya pemula pingin ternak ayam arab.
      Terimakasih

      ReplyDelete
      Replies
      1. tidak bisa

        karus di formulakan dengan jagung dan konsentrat, untuk petelur perbandingan 1:1:1

        Delete
    28. slamat malam pak betha!!.. artikelnya bagus2... bsa ga minta di muat komposisi jagung, ubi kayu (singkong) dan ubi jalar. yang sudah di fermentasi.??? trima kasih sebelumnya...

      ReplyDelete
      Replies
      1. maaf!! maksdnya komposisi nutrisi..

        Delete
    29. Salam kenal , sy Yudi dr blitar
      saya sudah coba memfermentasi bahan baku ( katul , kulit kacang , jagung , tumpi , ampas tahu ) dgn EM4 .
      Setelah 3 hari saya berikan ke Kambing ,
      Hasilnya kambing Tidak mau Menyantapnya ... sy konsulkan ke rekan Infonya bahwa kambing tidak suka akan bau Kecut.
      Kemudian saya coba menyangrainya sampai kering .. tetap tidak mau
      Retahir saya coba dengan meletakkan di bak plastik dan di atasnya saya beri potongan Terong di onggokkan saja ... tetap tidak mau memakan terongnya , padahal bila terong di berikan terpisah sangat laham.
      adakah proses fermentasi / peragian / spora yang hasil baunya kecil ?

      ReplyDelete
      Replies
      1. pertama kali di berikan memang tidak mau begitu pun pada sapi...
        ternak harus di puasakan sehari dulu ,cuma di kasih air minum saja
        setelah di puasakan baru di berikan hasil fermentasi....pasti mau......

        Delete
    30. mas, jika complete feed difermentasi, kira2 hasilnya bgmn? kira2 nutrisinya berubah apa tdk?

      ReplyDelete
    31. Salam Kenal P,Betha Sutrisno,,kl to ayam kampung di masukin formula berapa persen pak,,kl dengan bahan baku katul,jagung dan kons layer,,Thanks

      ReplyDelete
    32. Salam Kenal P,Betha Sutrisno,,saya mau tanya kalau bekatul diganti dengan jerami padi apakah bisa,....? ini untuk pakan kambing/sapi

      ReplyDelete
    33. Salam Kenal P,Betha Sutrisno,,kl untk ayam kampung pedaging di masukin formula berapa persen pak,,kl dengan bahan baku katul fermentasi,jagung dan kons bebek petelur,,Thanks

      ReplyDelete
    34. kalau untuk ayam broiler umur berapa di kasih nya nya om, kombinasi sama bravo 511 untuk 10 kg pakan berapa dedak nya om...

      ReplyDelete
      Replies
      1. di coba saja dulu bertahap hingga ketemu prosentase yg tepat, pada fermentasi ampas tahu masuk 40%

        Delete
    35. Pak apakah proses fermentasi bekatul unt konsumsi manusia juga sama? Saya ingin membuat unt suplemen makanan. Terimakasih.

      ReplyDelete
      Replies
      1. yang bisa di jadikan supplement hanya KATUL buka dedak bukan bekatul

        sama....hanya bakteri mikroorganisme nya yang berbeda

        mau di komersilkan mbak....?

        Delete
    36. mas betha mohon saran...
      gmn cara proses fermentasi ampas rumput laut untuk ruminansia dan unggas dengan menggunakan EM4??

      ReplyDelete
      Replies
      1. kondisi ampas rumput laut kering aapa basah?

        Delete
    37. kondisi ampas rumput laut mamel mas...

      ReplyDelete
    38. kadar air ampas rumput laut sekitar 40% mas...

      ReplyDelete
      Replies
      1. sebentar , ini mau di tujukan untuk makanan manusia atau ternak?

        Delete
      2. ini untuk pakan ternak mas, soalnya cuma ampasnya aja//
        mohon saran...

        Delete
      3. untuk pakan ternak mas,..

        Delete
      4. untuk pakan ternak mas,..

        Delete
      5. kalau untuk ternak, bisa dengan cara pada dedak atau ampas tahu...
        kocori air panas baru di fermentasi dosis takaran ngikut dedak atau ampas tahu

        Delete
    39. Salam kenal mas bertha...
      mohon penjelasannya mas, kalo untuk pakan ikan bahan2 yg dbutuhkan untuk fermentasi apakah sama dengan pakan sapi/unggas?

      maturnuhun...

      ReplyDelete
      Replies
      1. beda mas

        nanti ada draff ' pellet apung sistem fermentasi ' dengan bahan alternativ limbah... tapi belum di publikasikan...tungu saja ya.....

        Delete
    40. Mas mau tanya..??
      Klau fermentasi bekatul untuk unggas caranya gimana mas..???
      Apakah perlu di kukus dan di tambahkan gula pasir atau tidak..??
      Trus biar bekatul fermentasi bisa bertahan lama caranya gimana..??
      Trima kasih atas infonya dan mohon di blas mas..!!!

      ReplyDelete
      Replies
      1. artikel blog sudah ada mas......cari sendiri ya..........

        Delete
    41. mas betha sutrisno,

      mohon pencerahannya,
      1. u/ proses pembuatan katul diatas, katulnya berapa kilogram ?
      2. kalo jerami padi yang mau difermentasikan, jeraminya kering atau gimana ?

      terimaksih mas atas jawabannya

      ReplyDelete
      Replies
      1. hitungannya sdh di jelaskan di atas
        jerami fermentasi baru draff

        Delete
    42. Salam sejahtera pak Bethta, mau tanya:
      1. kalau katul fermentasi tsb diberikan bebek petelur sebagai makanan selingan apakah akan berpengaruh pada produksi telurnya.
      2. Memang itik petelur sangat sensitif thd perubahan rangsum, tapi kalau diberikan secara bertahap apakah akan terjadi jedah penyesuaian juga, setelah jadi makanan selingan. Trimakasih.

      ReplyDelete
      Replies
      1. untuk amannya berikan pd bebek yang akan bertelur

        Delete
    43. Permisi ,,klo dedak kasar untuk pakan bebek petelur apakah baik .?

      ReplyDelete
    44. salam kenal pak bethta,,,

      kalau untuk pakan lele, penambahan urea itu mempengaruhi penambahan proteinnya tidak? atau cuma untuk hewan rumen saja?

      jadi kalau selain hewan rumen walau ditambah urea tidak berpengaruh pada penambahan nilai proteinya?

      ReplyDelete
    45. Assalamualaikum...
      salam kenal pak Betha, saya Muhamad Arivin.
      Baru ingin mencoba usaha ternak bebek potong.
      Mau tanya,fermentasi pakan seperti yang di jelaskan di atas apa bisa langsung di berikan kepada bebek yang masih berusia 1hari.
      Jika tidak bisa, mulai usia berapa bebek dapat di beri pakan fermentasi seperti itu ?
      Mohon penjelasanya Pak,
      Terimakasih Atas sarannya...

      ReplyDelete
    46. Fermentasi ini apa bermaksud mempercepat usia panen pada ayam kampung cepet berat misalnya ato bebek jantan?

      ReplyDelete
    47. apakah semua pakan yang akan difermentasi harus dikukus/dimasak dahulu kemudian difermentasi???makasi tuk infonya

      ReplyDelete
    48. Salam kenal mas betha... tolong kasi tau kita dong bahan bahan untuk membuat konsentrat puyuh petelur? masalahnya konsentrat di daerah saya lombok timur prov.NTB sangat mahal 380rb yang 50kg. terima kasih..

      ReplyDelete
    49. penambahan tetes tebu di fermentasi ada pengaruhnya ga

      ReplyDelete
    50. apa bisa untuk pakan jangkrik mas

      ReplyDelete
    51. good makasih infonya sangat mendukung dan jelas. layak untuk di coba. !

      ReplyDelete
    52. Mas ragi rhizopus oligosporusnya dijual dengan satuan apa dan minimal berapa? itu bisa dipakai untuk fermentasi tempe bukan?
      mohon pencerahannya, Terima Kasih

      ReplyDelete
    53. salam kenal mas betha..
      mau tanya, apabila komposisi ransum untuk ayam petelur menggunakan Konsentrat 20% (protein 35-37%)+dedak40% + jagung 40% di mix dan kemudian di fermentasikan, apakah hasilnya akan bagus untuk produksi telur?

      ReplyDelete
    54. Maaf mas, mau nanya.
      jika untuk ayam bangkok agar cepat besar n tulangan tebal. komposisi fermentasinya apa saja? terima kasih.

      ReplyDelete