Senin, 25 Desember 2017

HOAX BROILER ARSENIK


HOAX BROILER ARSENIK
25 Des 2017Apakah racun arsenik hanya terdapat pada bahan pakan pabrik saja ? Dalam tanah , air, sayuran, sungai, ikan bahkan dalam beras juga mengandung arsenik. Cuma dalam kondisi normal kandungan tersebut masih dalam batas aman, dalam batas minimal yang masih bisa di tolerin untuk kesehatan tubuh. Karena beras sebagiaan mengandung arsenik apa lantas di buat geger di media massa, hingga masyarakat  menjadi resah dan apa lantas kita tidak boleh lagi memakan nasi yang berasal dari beras arsenik ?

Issu broiler mengandung arsenik itu terjadi di Amerika, yang mana di sana memang di sengaja melakukan injek langsung ke tubuh ayam dengan obat
Roxarsone dan di Indonesia sebatas pengetahuaan saya tidak ada peternak mandiri atau mitra yang melakukan suntikan injeksi obat Roxarsone , manual satu per satu. Dengan alasan ayam broiler di amerika di suntik arsenik apa lantas ayam broiler Indonesia yang tidak di suntik arsenik juga harus di jahui harus di larang keberadaannya ?

Genetik alami, genetik rekayasa ? apa maksudnya ? Genetik alami lebih kuat di banding genetik rekayasa ? Coba perhatikan saat musim aratan, ayam AKA yang di umbar di pedesaan itu lebih dulu keserang penyakit di banding ayam broiler yang di pelihara dalam kandang intesif.

Pengalaman bertahun tahun ternak ayam, penyebaran tetelo, ai, lebih rentan menyerang ayam AKA di pedesaan yang di umbar liarkan, setelah semua habis maka penyebaran penyakit baru mentarget kandang ayam intensif.

Ini artinya apa ? yang mempengaruhiimunitas daya tahan tubuh adalan pola manajemen pemeliharaan yang intensif, bukan soal genetik. Genetik itu hubungannya dengan sistematika pemasangan perkawinan yang tidak tepat hingga menghasilkan keturunan yang mewarisi genetika homogen yang bersifat lettal

Pada pemasangan perkawinan yang tepat akan menghasilkan keturunan yang bergenetika unggulan hibrida heterogen heterozygot yang merupakan gabungan dari genetika 2 indukan dimana produktivitas anakan akan melebihi keunggulan dari ke 2 induknya, tentu dengan proses seleksi yang ketat.

Kenapa ayam broiler gampang mati setelah menginjak dewasa ? ini hubungannya dengan hyperplasia dan hypoplansia, perbanyakan jumlah sel dan pembesaran masa sel. Pertumbuhan yang cepat pada broiler akibat seleksi genetik yang berhasil mengakibatkan, anak ayam yang kelihatannya seperti ayam dewasa pada dasarnya merupakan ayam usia dini, di mana harus menopang kerja metabolisme tubuh anakan untuk mensuplai tubuh ayam dewasa. Akhirnya organ organ tubuh yang berusia muda tidak sanggup untuk menopang metabolisme tubuh untuk ayam dewasa, hingga pembuluh darah mudah pecah ayam mati.

Kemampuaan probiotik hanya untuk AKA saja ? karena genetik alami ? apa itu ada hubungannya ? sedang lokasi medan kerja probiotik adalah di organ pencernakan, trus lantas hubungannya dengan genetik apa ? tupoksi probiotik di organ pencernakan apapun jenis ayamnya kerja metabolisme probiotik tetap sama, tidak membedakan itu JOPER atau AKA

sifat bacteriosis yang terbentuk selama proses pembuatan probiotik bersama asam amino, antibiotika alami dan sifat pendegradasi selullosa hingga menjadi ikatan sederhana yang mudah untuk terabsorsi nutrisinya.

ini tidak ada hubungannya dengan probiotik yang di uji LAB maupun yang tidak. Apalagi uji LAB yang di lakukan hanya sekali saja tidak seiap kali produksi lalu di ujikan LAB terus. Yang membedakan bagus tidak probiotik adalah kelengkapan prebiotik dan keragaman microb probiotik.

misal A dan B funya formula yang sama lalu di buat masing masing, hasilnya produk si A di LAB kan sedang produk si B tidak di LABkan. Apakah hasil kualitas A dan B berbeda hanya gara gara tidak di lakukan uji LAB ?
mikir.....

\m/
kipdefayer
grup facebook :
Ayam kresing 3 AKS
Budidaya Broiler Sistem Probiotik PTPG2
WA / HP : 085229779252

PANEN JOPER UNTUNG RP 6.400/EKOR


PANEN JOPER UNTUNG RP 6.400/EKOR

25 Des 2017 Ini merupakan hasil panen dari teman Akhmad Habibi akun Facebook-nya teman dari Jatim, bisa di ADD akun facebooknya.
Full pakan pabrik dengan menggunakan pakan jadi BR New Hope yang berharga Rp 325.000/sak.
Kandang lantai postal liter dengan sekam padi.
Menerapkan probiotik PTPG2 Super Nutrisi sebanyak 9 liter, jika populasi genap 1.000 ekor maka probiotik aturan standart akan habis 10 liter/1.000 ekor hingga panen.
Harga probiotik PTPG2 Super Nutrisi Rp 22.000/liter untuk Pulau Jawa sudah termasuk biaya packing dan ongkos kirim ke pemesan.
Kematian sangat rendah sebanyak 50 ekor dari 800 ekor yang di pelihara.

Jika di tanyakan berapa biaya pemeliharaan ? termasuk di dalamnya pembelian sekam, listrik, tenaga dan biaya tak terduga, untuk ayam broiler di kisaran Rp 1.300 – 1.500/ekor
Ini ayam joper harusnya lebih rendah, tapi anggap saja Rp 1.500/ekor jika di kalikan 800 ekor ketemu biaya pemeliharaan : Rp 1.200.000

Data :
Populasi 800 ekor
Kematian 50 ekor
Pakan BR New Hope 28 sak
Pakan subalan 2 sak
Total terpanen 758 ekor
Total bobot daging 652,2 kg
Harga panen Rp 28.000/kg
Probiotik PTPG2 SN habis 9 liter
Biaya yang di keluarkan :
DOC 800 ekor X Rp 4.600 : Rp 3.680.000
pakan BR New Hope 28 sak X Rp 325.000 : Rp 9.100.000
Pakan subalan 2 sak X Rp 210.000 : Rp 420.000
Probiotik PTPG2 SN 9 liter X Rp 22.000 : Rp 198.000
Total biaya Rp 13.398.000
Total pendapatan panen Rp 18.261.600
Laba Rp 4.863.600
Jika hitungan biaya pemeliharaan yang di tanyakan di ikutkan, peternak masih mendapatkan untung
Rp 3.663.600

Dari data yang di laporkan bisa di simpulkan :
FCR 2,3
Tiap 50 kg pakan jadi daging 21,7 kg
Laba Rp 6.400/ekor
BW berat rerataan 0,86 kg
\m/
kipdefayer
Gusti mboten sare
Grup FB :
Ayam Kresing 3 AKS
Budidaya Broiler Sistem Probiotik PTPG2
Blog :
bumiternak-betha.blogspot.com
HP / WA : 085229779252


Minggu, 24 Desember 2017

PROBIOTIK PTPG2 SN ++





Probiotik PTPG2 SN ++
Probiotik fungsi hanya menjaga daya tahan tubuh dari penyakit , meningkatkan titer antibody daya tahan tubuh saja, sehingga kematian kecil atau berkurang, sudah ketinggalan zaman.
PTPG2 SN ++ untuk meningkatkan produksi daging dan telur dengan metode, super...super...super asam amino sekaligus untuk menjadi barrier benteng dari gempuran serangan penyakit.
Dengan jalan merangsang organ antibody internal tubuh untuk secara maksimal kerja metabolisme dengan di rangsang bahan tambahan eksternal dari bahan pengisi probiotik.
Penekanan kerja probiotik PTPG2 SN ++ adalah memaksimalkan Intestinal Health dengan menjaga keseimbangan harmonisasi serasi micro flora.
Sehingga pada kasus pakan kemitraan yang rendah nutrisi atau pakan kualitas di bawah standar. Pertumbuhan menjadi mandek meski ayam rakus makannya karena pakan buruk nutrisi, bahkan bobot tubuh yang sudah di capai mengalami penyusutan berat saat di timbang sample, bisa di kurangi effek negatifnya.
Pada kemitraan broiler, kalau tidak DOC bw di bawah standar kaki kering omphalitis tubuh kerdil atau pakan harga premium tapi kualitas jauh dari kata berkualitas, merupakan hal yang biasa di temui pada peternak kemitraan broiler
Kasus kasus di atas yang coba di atasi dengan jalan meningkatkan kandungan fitogenik, bacteriosis, enzim, variatif senyawa asam, natural hormon pertumbuhan. Target 30 hari bw min 2 kg rerataan, dgn syarat menerapkan pola 3 organik........

Harga probiotik PTPG2 SN ++
Jawa :
Rp 22.000/liter sdh termasuk biaya packing dan ongkir minimal 10 liter
Sumatra :
Rp 28.000/ liter sudah termasuk biaya packing dan ongkos kirim minimal 25 - 30 liter
Kalimatan dan Sulawesi :
Rp 30.000/liter sudah termasuk biaya packing dan ongkir minimal 50-60 liter
Bali dan Madura :
Rp 25.000/liter sudah termasuk biaya packing dan ongkir minimal 25 liter
NTT dan NTB :
Rp 30.000/liter sudah termasuk biaya packing dan ongkir minimal 30 liter
Bumi Ternak Klaten
24 Des 2017
HP / WA 085229779252

Rabu, 20 Desember 2017

KEAJAIBAN KEMATIAN TINGGI BROILER TIDAK RUGI



KEAJAIBAN KEMATIAN TINGGI BROILER TIDAK RUGI

Mortalitas dengan tingkat kematian tinggi adalah sesuatu yang menjadi momok bagi peternak broiler. Apalagi kematian tinggi di atas usia 25 hari, ini artinya ayam mati dengan membawa sejumlah pakan yang telah di konsumsi, berbeda dengan kematian saat usia di bawah 7 hari, kematian yang hanya membawa kerugian harga DOC broiler semata.

Dulu pernah ada laporan kematian tinggi 32% dari total populasi dengan usia di bawah 7 hari. Di hitung hitungan akhir RHPP peternak ini, masih mendapat sisa uang sebanyak 5 juta, masih cukup untuk menutup biaya operasional 1 periode itu dengan sedikit sisa uang untuk keperluan sehari hari.

Pada kasus kali ini, kematian tinggi  22% atau 540-an ekor di usia 20 hari ke atas dari total POP 2400 ekor
Peternak ini masih mendapatkan sisa uang panen sebanyak 2,5 juta
BW 2,4 standart pabrik 2,4 juga
FCR jebol 1,769 standar pabrik seharusnya 1,64 karena pakan hilang bersama kematian ayam dewasa yang tetap ikut di kalkulasi sebagai pakan terkonsumsi.
50 kg pakan atau per sak pakan masih dapat daging 28,3 kg standart pabrik 27 – 28 kg

Keajaibannya di mana ? sisa uang panen 2, 5 juta di dapat karena performans ayam yang bagus, coba bayangkan seandainya kematian 500-an ekor itu di hitung akan ada penambahan bobot panen sebanyak 1.300 kg dengan rerataan bw 2,4 kg/ ekor, ini uang senilai Rp 21.703.500 katakan 19 juta dengan kematian wajar 0,.. %. Inilah yang membalikan prediksi TS ? PPL yang sudah memperkirakan peternak akan rugi dan negatif pendapatannya dan membuatnya bingung hingga saat ini, peternak masih bisa mendapatkan sisa uang hasil panen.

Ini membuktikan aplikasi probiotik PTPG2 Super Nutrisi sedikit banyak membantu menghindarkan peternak pada kerugian total. Kematian di atas usia 20 hari masih merupakan PR yang wajib segera untuk di carikan jalan keluarnya, agar tidak selalu membuat peternak was was.

Biaya operasional per ekor ada pada kisaran Rp 1.200 – Rp 1.500 dalam 1 periode pemeliharaan
coba amati dan pelajari foto data RHPP yang di cantumkan di atas.
\m/
kipdefayer
Bumi Ternak Klaten
20 Des 2017
085229779252



Selasa, 14 November 2017

BACTERIOSIS SEBAGAI ANTIBIOTIKA ALTERNATIF PADA PROBIOTIK




BACTERIOSIS  SEBAGAI ANTIBIOTIKA  ALTERNATIF PADA PROBIOTIK

Sebelum lebih jauh bahas Syinbiotik atau Probiotik atau Prebiotik, coba kita mundur kebelakang sebentar tentang pembuatan Antibiotika yang banyak di pasarkan oleh pabrikan besar secara komersil dengan ragam branded merk yang bejibun banyaknya itu.

Tapi sebelumnya harap di pahami perbedaan definisi dari prebiotik, probiotik dan synbiotik, saya tidak mau kesalahpahaman terjadi hanya karena kurangnya ilmu ,lalu menghakimi pihak lain sebagai tersangka dan kudu mesti salah, kasihan nanti malah malu sendiri.

Prebiotik :
merupakan media hidup sekaligus pensuplai cadangan makan energi bagi bakter, maka kebanyakan prebiotik berupa sumber karbohidrat tapi mensyaratkan jenis karbohidrat yang tidak tereduksi di organ pencernakan ini hubungannya dengan microflora yang memacu tumbuh kembang bacter, terutama yang menghasilkan asam lactat

Probiotik :
 merupakan kumpulan dari satu jenis bacter atau banyak bacter yang merupakan tambahan bacter hidup untuk memacu produktivitas ternak, ini hubungannya denga keseimbangan microflora dalam organ pencernakan, contoh produk EM4.

Synbiotik :
merupakan perpaduan satu serasi antara Probiotik ( microorganisme hidup ) dengan Prebiotik ( subtrat media hidup kumpulan bacter hidup sekaligus sebagai cadangan makanan dan energi untuk Probiotik )
contoh Snybiotik  cair adalah Probiotik Top Plus Generasi 2 atau PTPG2 Super Nutrisi, Avian Pro, Alip, Pro Bioter, RH 69.

Kembali ke soal Antibiotika…..tahukah anda sebagian antibiotika yang kita gunakan selama ini merupakan hasil dari proses Fermentasi yang di terapkan oleh kalangan Industrial Microbiologist dengan memanfaatkan koloni bacter, yeast jamur kapang ? baik yang fermentasi system Submerged atau system Solid State pada lingkungan Aerob maupun Anaerob

Manfaat dan fungsi penyembuahan sudah banyak di yakini dan keampuhan dalam menyembuhkan ternak kita dari serangan penyakit baik berupa virus bacteri protozoa. 100% sudah di praktekan oleh banyak peternak di berbagai belahan Negara Indonesia. Anda tidak perlu di yakinkan sudah percaya.

Antibiotika sebagai hasil sekunder metabolisme dari proses fermentasi ini yang di kumpulkan oleh pabrikan di padatkan, di kemas rapi lalu di jual pada peternak dengan harga mahal, kuncinya sebagian antibiotika di hasilkan oleh kerja bacteri, dan anda yakini mampu menyembuhkan, apa saja bacternya ? missal…
Antibiotika Amphomycin di hasilkan oleh bacter Streptomyces Canus, antibiotika Bacitracin di hasilkan oleh bacter Bacilus Subtilis dan Licheniformis, antibiotika Chromomycin di hasilkan oleh bacter Streptococcus Griseus, antibiotika Penicilin G di hasilkan oleh bacter Penicillium Chrysogenum, antibiotika Streptomycin di hasilkan oleh bacter Streptococcus Griseus, antibiotic Tetranactin di hasilkan oleh koloni bacter S Flaveolus dan masih banyak lagi.

antibiotic yang di produksi pabrik yang di hasilkan oleh koloni bacter tersebut anda yakini punya kemampuan untuk menyembuhkan, mengapa kumpulan bacter di atas yang merupakan stater pada pembuatan probiotik system fermentasi anda ragukan mempunyai kemampuan untuk menyembuhkan penyakit ? jika sudah tahunan di praktekan oleh banyak peternak dan menyakini antibiotika pada probiotik mempunyai kemampuan untuk menyembuhkan. Maka bagi yang meyakini probiotik tidak mempunyai kemampuan menyembuhkan, dasar apa yang anda pakai ? hati hati…musuh anda kalangan akademisi local maupun luar negeri. Nanti malu sendiri lho….

Belum yang fungsi Fitogenik dari herbal yang merupakan salah satu pengisi probiotik, khususnya probiotik herbal seperti contoh di atas. Dalam ilmu Fitokimia herbal sambiloto, pace temulawak, kunyit dll mempunyai bahan aktif alami yang dapat di manfaatkan untuk ‘ Obat “, atau stimulant ‘ Kesehatan ‘ daya tahan tubuh atau menjaga ‘ stamina ‘ kerja dari metabolism tubuh sehingga proses pencernakan dan sifat imunomodulator meningkatkan daya tahan tubuh dari serangan penyakit.

Mengkudu atau pace mempunyai kemampuan Senyawa flavonoid yang terkandung di dalamnya mempunyai sifat antiresisten terhadap bakteri salmonella penyebab pemicu timbulnya penyakit coli, penyebab banyak kematian pada DOC dan DOD, sing mumet soal penyakit coli iki salah satu solusi yang bisa di terapkan. Dan mengurangi populasi bacteri jelek/negative pada organ pencernak, kalau inipun anda sangkal, anda akan bermusuhan dengan Guru Besar IPB Prof Dr Ir Yuni Retnani MSc, pace mengkudu merupakan salah satu pengisi dari Probiotik PTPG2 Super Nutrisi.

Senyawa Acetogenin pada herbal daun sirsat mempunyai fungsi menekan pertumbuhan sel asing pada metabolism dan menghancurkannya juga membunuh bacter penganggu kerja system imunitas tubuh, kalau inipun anda sangkal anda akan bermusuhan dengan Prof Soelaksono Satrodihardjo dari ITB Bandung dan Prof Dr Ervizal Zuhud MS, pendiri Pusat Studi Biofarmaka Institute Pertaniaan Bogor.
Berani….?
Menyimpulkan tanpa ilmu itu pekerjaan orang bodoh yang sok pinter.

Belum tahu jika bacter mampu menghasilkan enzim untuk membantu proses pencernakan pakan sehingga peternakan yang aplikasi probiotik PTPG2 Super Nutrisi menjadi lebih efisien ? coba baca kalimat di bawah ini : Enzim Protease di hasilkan oleh bacter Bacilus firmus, Antinomycetes , Bacilus Sublitis, Pseudomonas Aerugenosa, Staphylococcus, Enterococcus Faecium dll, enzim Amilase di hasilkan oleh bacter keluarga Clostrydium, Bacillus dan Pseudomonas, enzim Lipase di hasilkan oleh bacter Serratia.

Ini belum bacter yang menghasilkan asam amino, hormone dan Bacteriosis/antibiotika alami, yang mana kebanyakan bacter di atas sudah merupakan stater bacter pada pembuatan probiotik yang di jalankan selama ini.
Mekanisme kerja probiotik dapat di simpulkan dalam beberapa fungsi :
1. Menekan pertumbuhan MO microba pathogen pada saluran pencernakan melalui produksi substansi antimicroba( asam laktat, asam asetat, asetalhida, hydrogen peroksida dan Bacteriosis ).
2. Merubah metabolism microbial dengan meningkatkan aktivitas enzim yang bermanfaat dalam kerja metabolism tubuh, untuk penyerapan nutrisi maupun imunitas.
3. Imunomodulator, merangsang pembentukan imunitas kekebalan tubuh dari toksis maupun agen vector pembawa bibit penyakit. ( Suskovic 2001 )

Produksi senyawa toksis merupakan hal yang sering terjadi dalam interaksi kompetisi antara mikroba dan beberapa senyawa tersebut telah berhasil di adopsi dan di aplikasikan untuk mengkontrol bacter pathogen. Bacter probiotik mampu menghasilkan senyawa mirip antibiotika yang mempunyai pengaruh langsung terhadap bacter pada saluran pencernakan ( Hillman 2001 ) yang sering di sebut dengan nama  Bacteriosis ( Martinez 2000 )

Bacteriosis bacter asam laktat/ BAL  banyak ragam jenisnya, mempunyai aktivitas menghambat bacter Butyrivibro ( Kalmokoff 1996 ) Bacteriosis dapat menjadi alternative pengganti antibiotika dalam memanipulasi populasi microba. Bacteriosis punya keunggulan di banding antibiotika karena mempunyai target yang spesifik. Bacteriosis merupakan salah satu peptide antimicroba yang dapat menghambat bacter, sifat penghambatan bacteriosis sangat specific karena hanya memnghambat atau membunuh species bacter lain yang mempunyai hubungan dekat.

Bacteriosis adalah peptide antimicroba yang di sintesis secara ribosomal yang di hasilkan oleh bacteri ( Martirani 2002 ) dan mempunyai pengaruh bacterisidal maupun bacteriostatik terhadap bacter yang mempunyai hubungan dengan bacter penghasilnya ( Ko dan Ahn 2000 ) Bacteriosis selain berfungsi dalam menjaga kesehatan hewan ternak juga berkemampuan mendongkrak performans ternak ( Soomro 2002 )

Bakteri apa saja yang menghasilkan bacteriosis ? Lactobacillus  Lactis, Plantarum, staphylococcus epidermidis, Lactococcus Lactis, Bacillus Sublitis, Streptomyces dll Pemilihan stater bacter dalam pepbuatan probiotik sudah di lakukan seleksi isolasi pada bacter tertentu saja dengan fungsi dan manfaat yang sudah di perkirakan ke depannya.

Sudah terlalu banyak artikel yang di popularkan di jurnal jurnal local maupun internasional yang membahas fungsi bacteriosis dalam probiotik untuk dunia peternakan. Selama anda terkungkung dalam kesempitan diri sendiri terus menerus maka langkah anda akan jauh tertinggal……….

\M/
kipdefayer
Gusti mboten Pekoooooooook
bumiternak-betha.blogspot.com
Bumi Ternak Klaten
085229779252






Minggu, 12 November 2017

DOSIS PROBIOTIK PTPG2 SUPER NUTRISI BROILER POP 1000 EKOR




INI HITUNGAN DOSIS APLIKASI HARIAN BROILER POPULASI 1.000 EKOR
untuk jumlah > 5.000 ekor tinggal di hitung kelipatannya
merupakan koreksi terbaru probiotik PTPG2 Super Nutrisi generasi terbaru
karena sumber asam amino berlimpah otomatis kandungan protein tinggi, jika di berikan tidak sesuai usia dan bobot yang di capai resiko kotoran feces akan basah atau mencret. Seperti di pahami protein terlalu tinggi sebagian nutrisi kurang tercerna sempurna. Tidak selamanya protein tinggi akan berimbas pada percepatan tumbuh, malah beresiko sisa nutrisi yang terbuang bersama kotoran merupakan media tumbuh amonia yang bagus, jika ini tidak di atasi, amoniak tinggi merupakan palang pintu untuk masuknya berbagai jenis penyakit pada peternakan kita

bumiternak-betha.blogspot.com
Bumi Ternak Klaten
HP/WA 085229779252

Sabtu, 21 Oktober 2017

JANGAN GAGAL PAHAM PELARANGAN ANTIBIOTIKA GROWTH PROMOTOR / AGP






JANGAN GAGAL PAHAM PELARANGAN ANTIBIOTIKA GROWTH PROMOTOR / AGP

Pelarangan antibiotika yang di fungsikan sebagai AGP pemacu produktivitas oleh pemerintah adalah antibiotika aplikasi pada pakan sedang antibiotika yang di fungsikan terapetik untuk pengobatan suatu penyakit masih di perbolehkan, dari puluhan jenis, menurut info hanya tersisa 6 jenis antibiotika saja, apa itu ? tunggu konfirmasi dari jajaran pemerintah yang berwenang.

Dengan jumlah antibiotika yang terbatas, pasti bayangannya adalah keruwetan dan amburadulnya manajemen peternakan yang kita jalankan. Meski sebetulnya tidak seseram itu, tapi karena sesuatu yang baru itu, masih awam dalam benak kita maka yang kita bayangkan hanyakesulitannya saja.

Antisipasi yang bias di lakukan salah satunya, membikin daya tahan tubuh, imunitas tubuh selalu dalam kondisi prima. Hal ini bias kita peroleh jika sedari ternak usia 1 hari harus di berikan treatment aplikasi probiotik.  Sebab pertama kali praktek aplikasi probiotik tujuan utama saya agar ternak tidak mudah sakit, ini artinya membuat kekebalan tubuh meningkat dengan aplikasi probiotik.

Basic saya peternak petelur bukan peternak pedaging, paham seluk belum susahnya memelihara ternak hingga usia tahunan bukan seperti pedaging mak 45 hari panen. Dalam jangka waktu yang lama tersebut jika daya tahan tubuh ternak tidak baik, ternak akan mudah sakit, ternak yang sakit tidak bakalan bias berproduksi maksimal, dan puncak produksi telur tinggi tidak akan bertahan lama jika daya tahan tubuh tidak kuat, untuk menangkal serangan bibit penyakit yang ibaratnya setiap detik dating.

Maka solusi yang saya terapkan pada peternakan saya system Fitogenik, Probiotik dan Antibiotika, gabungan dari 3 ornamen ini memberikan kemudahan dalam manajemen beternak, baik untuk kesehatan ternak, menjaga produksi telur maupun terapetik pengobatan saat serangan penyakit tiba.

Populasi ternak petelur saya tidak banyak hanya 2.000 ekor jenis ayam kresing untuk mensubtitusi telur ayam kampong yang sulit di dapatkan dalam jumlah banyak dalam waktu singkat. Yang belum paham apa itu ayam kresing bias membaca link majalah Trobos saat meliput peternakan saya tahun 2011. Ayam kresing tersebut meneruskan penciptaan perlu waktu 5 tahun dengan biaya yang di keluarkan kisaran 100 juta.

Jadi nanti ndak usah salah paham, antibiotika untuk pengobatan masih di perbolehkan. Hanya dengan manajemen yang saya terapkan sudah bebas multi vitamin dan antibiotika di pakai hanya maksimal 7 hari setelah itu di hilangkan, jadi hanya saat sakit saja antibiotika masuk.

Aplikatif Fitogenik, Probiotik dan Antibiotika bias mempelajari solusi terapetik yang saya lakukan dan ini sudah teruji tahunan dan sudah banyak di praktekan oleh banyak rekan peternak.

KOMPLIKASI PENYAKIT CRD CORIZA COLIBACILLOSIS KOLERA DAN ILT

Gejala Penyakit :
1. Muka bengkak
2. Hidung keluar leleran cairan
3. Mata bengkak terdapat perkejuan warna putih kuning
4. Ayam hanya duduk saja atau terjadi kelumpuhan
5. Kesulitan bernapas, hingga menjulurkan lehernya karena napas tersumbat
6. Malam hari terdengar paduan suara ngorok dan suara tercekik
7. Nafsu makan turun
8. Produksi telur turun 30-50%
9. Kotoran warna hijau putih pasta
10. Kematian sangat cepat dengan inkubasi selama 3 hari saja mati dengan kematian bisa 100%

Kasus penyakit komplikasi seperti di atas , yang kemarin menyerang peternakan saya. Yang terbayang bakal hancur , mati semua ayam saya.

Sebab ayam karyawan saya 200 ekor habis dalam 3 hari dengan gejala seperti di atas, itu terjadi dalam dua periode pemeliharaan. Sebenarnya saya juga takut, kalau menular ke peternakan saya . Akhirnya pada period eke 2 itu ayam saya akhirnya jebol juga, selang sebulan dari kematian ayam karyawan saya.

Terbayang bakal habis ayam saya, kepikiran mau di jual untuk meminimalis kerugian, tapi akhirnya ndak jadi… sekalian saja buat uicoba metode pengobatan Herbal Top, Probiotik PTPG2 Super Nutrisi  dan antibiotika Neo meditril Therapy, Coliquin dan Amoxitin.

Banyak banget antibiotika yang di pakai karena ini penyakit komplikasi. Kita bahas yang ini dulu, nanti ke depan masing masing penyakit di atas kita bahas sendiri sendiri.

Metode Penyembuhan untuk dosis 500 ekor :

1. Buat Herbal Top 5 liter hasil dari pemasakan 6 liter air bahan terdiri kunir, temulawak, sambiloto, daun sirih, brotowali, masing masing 1 ons, di rebus sampai mendidih lalu dinginkan.
2. Probiotik PTPG2 :  0,5 liter
3. Antibiotika Neo meditril dan Therapy dosis ikuti yang tertera di bungkus pada dosis pengobatan, ini untuk pagi hari saja
4. Antibiotika Coliquil dan Amoxitin dosis pengebotan sesuai di kemasan, ini hanya di siang atau sore hari saja
Dosis pakai yg sudah teruji pakai 15ml kalau cair dan 15 gram kalau tepung.






Aplikasi :
1. Campurkan HT dan PTPG2 dan Antibiotika Neo Meditril dan Therapy pada suatu ember, lalu campuran ini di tambahkan pada jatah air minum pada pagi hari saja.
2. Buat masakan HT yang baru ( bahan HT maksimal di masak 3 x lalu ganti yg baru ) campur dengan PTPG2  dan antibiotika Coliquil dan Amoxitin
3. Penyemprotan medisep 2 X dalam seminggu , semprot kandang, kotoran, lantai dan dinding kandang, tempat makan minum termasuk ayamnya sekaligus.

ujicoba yang saya lakukan , ayam mulai menunjukan kea rah penyembuhan setelah proses penyembuhan selama5 -  7 hari, penjelasannya kematiaan dalam jumlah banyak terjadi pada hari 1 – 3, mulai hari ke 4 kematiaan terhenti, hari ke 5 – 7 sudah mengarah menuju sembuh dan pada hari ke 10 ayam sembuh total.  Ini merupakan sesuatu yang menggembirakan bagi saya, terhindar dari kematian total, meski kematian mencapai 30% dari populasi tapi ayam selamat. Pengalaman baru menyembuhkan penyakit komplikasi……

Sembuh total pada hari ke 10 dengan tingkat kematian 30%, pada tahap akhir sembuh ayam menunjukan tanda tanda leher terpuntir, ini di mungkinkan kemarin penyakit ND atau AI flu burung  ikut bermain hingga menimbulkan banyak kematiaan dalam waktu singkat, meski hidup ayam leher terpintir menjadi ayam carrier pembawa bibit penyakit , harus di afkir. Kesimpulan penyakit ND atau AI  bisa di sembuhkan, itu menurutku lho, orang lain tidak harus membenarkan ....
dan tidak usah di buat debat....


grup facebook : ayam kresing 3 AKS
twitter : @betha_sutrisno
blog : bumiternak-betha.blogspot.com
email : betha_sutrisno@yahoo.co.id
085229779252
SMS saja jangan telpon








Rabu, 18 Oktober 2017

PENGGANTI ANTIBIOTIKA GROWTH PROMOTOR/AGP ADALAH PROBIOTIK


















PENGGANTI ANTIBIOTIKA GROWTH PROMOTOR/AGP  ADALAH PROBIOTIK

Antibiotika growth promoter ( AGP ) termasuk dalam golongan Feed Aditif pemacu pertumbuhan dengan preparat antibiotic beraneka ragam jenisnya. Imbuhan pakan di tambahkan dalam formula pakan tetapi bukan merupakan sumber gizi atau nutrisi, hanya memaksimalkan daya guna fungsi guna pakan yang sudah ada, biasanya imbuhan pakan masuk di bawah <5%/ton pakan.

Pemakaian preparat Antibiotika growth promoter wajib di bedakan dengan antibiotika untuk tujuan pengobatan. Biasanya AGP di pakai dalam jumlah kecil  (satuan ppm ) dalam waktu pakai yang lama  sedang antibiotika dengan tujuan pengobatan perlu antibiotika dalam dosis tinggi tapi dalam waktu pakai yang singkat. Jenis antibiotika untuk pengobatan juga di usahakan untuk di bedakan dengan antibiotika yang bertujuan untuk AGP, dengan maksud untuk mencegah Resistensi.

Tapi yang jelas antibiotika sebagai AGP maupun antibiotika sebagai pencegahan penyakit seperti sekarang ini ( yang benar antibiotika hanya untuk pengobatan ) sama sama meninggalkan residu yang mengendap dalam jaringan sel dan pasti akan merangsang sel sel bibit kanker ( carsinogenic ) yang tadinya ‘ tidur ‘ akan bangun menginvasi kesehatan internal manusia, penampung residu akhir.

Tujuan awal pemakaian AGP adalah untuk memacu pertumbuhan, meningkatkan efisiensi pakan dan sekaligus untuk meningkatkan daya hidup hubungannya dengan imunitas ternak. Dengan mekanisme kerja menekan populasi mikroba pathogen dalam organ pencernakan sehingga kesehatan meningkat dan proses absorsi nutrisi dalam organ pencernakan tidak terganggu.

Seperti yang sudah di pahami ketidakseimbangan mikroba dalam organ pencernakan akan mempengaruhi tingkat kesehatan dan optimasi penyerapan nutrisi. Ternak menjadi sakit jika mikroba negative lebih dominan di banding mikroba positif. Ini berarti ke2 jenis mikroba sudah ada dalam organ pencernakan ternak, fungsi AGP menekan populasi bahkan membunuh mikroba pencoleng semacam E Coli, Salmonella, Clostridium, Staphylococcus dll. Anti bakteri bias merupakan bahan kimia yang disitensis seperti decoquinate, sulfa, trinitro dll Antibiotika yang di peroleh dengan jalan fermentasi seperti bacitracin, tetrasiklin, tilosin eritromisina dll.

Dengan adanya wacana global untuk mengurangi dampak residu antibiotika dalam bahan makanan manusia maka pengurangan jenis antibiotika atau pelarangan antibiotika untuk tujuan pemacu pertumbuhan mulai di dengungkan di dunia kesehatan manusia dan antibiotika akan di kembalikan ke tujuan semula ke fungsi awal yaitu hanya untuk pengobatan bukan untuk pencegahan penyakit.

Jika anda tergelitik bertanya, mengapa pabrikan besar intimitra, yang pasti terdiri dari ahli dan pakar dengan gelar berderet, bahkan lulusan luar negeri sekalipun, tidak melakukan koreksi dengan manajemen program kesehatan yang di inplemetasikan ke peternak berbasisc antibiotika untuk pencegahan penyakit ? apa mereka tidak paham dengan resiko kesehatan yang di tanggung oleh konsumen akhir.

 Sudah pasti mereka paham, Cuma harap di pahami, mereka pekerja lo, karyawan yang akan selalu tunduk pada pemilik modal sebagai boss mereka, yang hitungannya hanya jualan, untung apa rugi, cirikhas kapitalis asal pendapatan plus plus dan tidak menabrak undang undang yang berlaku, mau ada resiko sebesar apapun untuk kesehatan konsumen , itu urusan ke 700 asal dampak masih bias di handle dan ada payung hukumnya.

Tanpa di sadari manajemen program kesehatan berbasic antibiotika pencegahan penyakit, bukan antibiotika untuk pengobatan, telah melahirkan peternak peternak militant yang jika tidak dengan antibiotika dalam budidaya ternaknya akan menolak dengan keras dan kadang malah membully peternak lain yang mulai muncul kesadaran untuk beternak dengan pertimbangan kesehatan manusia sebagai konsumen akhir penampung semua residu antibiotika.

Peternak militant seperti ini, karena sudah merasa senior puluhan tahun menerapkan manajemen antibiotika dan populasi sudah ratusan ribu, seakan memandang rendah peternak pemula yang baru akan beternak dengan pertimbangan kesehatan. Kasus di grup grup medsos, peternak pemula ini di tuduh pembuat gaduh dan keluar dari pakem manajemen beternak mereka dan selalu di anggap pasti salah dan di bilang sok keminter, tanpa terlebih dahulu di lakukan interviu lebih mendalam…
pokokmen kudu salah….tapi itu wajar dan normal, tidak salah, sebagai kebijakan admin grup medsos.

Sesuatu yang baru, apalagi mendobrak main set pakem yang sudah umum/public pahami, berat dan pasti terjadi kesalahpahaman dan pasti alurnya memang harus seperti itu. Cuma pemahaman untuk membuktikan kebenaran suatu teori ilmu, pandangan ilmu baru, langkah pertama pengujian dalam ranah teori lalu ke praktek pengujian lapangan yang kadang mensyaratkan kudu multi lokasi. Derajat kebenaran ilmu lapangan sedikit setingkat lebih unggul di banding kebenaran teori.

Kembali ke AGP, pertama kali di perkenalkan sejak tahun 1953, terjadi booming AGP dan menyebar ke seluruh penjuru dunia, setiap pelaku industry pakan dan obat mempergunakannya, karena bukti di lapangan memang membuktikan AGP meningkatkan performan ternak, tingkat pertumbuhan mencapai 4 – 8% dan utilisasi pakan mencapai 2 – 5% di samping daya hidup ternak meningkat dengan kasus cekaman penyakit yang semakin menurun.

Namun setelah banyaknya laporan dan penelitian bahwa antibiotika menimbulkan sifat resisten yang mengakibatkan penyakit yang di derita manusia yang biasanya di beri antibiotika A sembuh, tapi sekarang tidak karena resistensia antibiotika secara tidak langsung terjadi dengan menumpuknya residu antibiotika yang di berikan ke ternak mengendap dalam jaringan metabolism manusia karena mengasup/memakan produk ternak dengan cemaran antibiotika tinggi dan ternyata ini bereaksi resistensi menimbulkan sifat kebal pada antibiotika sejenis yang peruntukan untuk pengobatan manusia.

Maka sejak saat itu, ramai ramai banyak Negara mulai mengurangi bahkan ada yang melarang antibiotika peruntukan untuk ternak. Korea Selatan melarang AGP sejak 2011, Taiwan melarang bacitracin, chlortetracycline, lincomycin, neumocin, oxytetracyline, penicillin, spectinomycin, virginiamycin. Sedang Filipina melarang nitrofurans, chloramphenicol, olaquindoxs, furazolidone, Amerika sejak 2014 -2015 insidental pelaku bisnis tertentu. Indonesia dan Vietnam baru akan efektif pelarangan AGP per Januari 2018. Turki melarang sejak 2001 sedang Negara  Negara Eropa pelarangan AGP sejak 2006.

Seperti kasus penggunaan Clorin pada budidaya ternak sebagai pembunuh bacter pada air minum juga sudah secara luas di larang di banyak Negara karena bersifat radikal bebas yang bereffek negative untuk kesehatan secara umum. Jujur…masih banyak yang pakai kan ? hayo ngaku…..

Lantas apa yang semestinya kudu kita lakukan, jangan hanya menakut nakuti tanpa memberikan solusi, kritik sebagian responsive. Ada setidaknya 5 alternative pengganti AGP, tapi nanti kita bahas salah satunya saja yaitu Probiotik.

Tambahan sedikit meluruskan, penyebutan probiotik ini sebenarnya salah kaprah, hanya saja karena kemunculan pertama kali sudah familiar dengan probiotik hingga keterusan sampai saat ini. Bedakan ya istilah :

Prebiotik :
merupakan media hidup sekaligus pensuplai cadangan makan energi bagi bakter, maka kebanyakan prebiotik berupa sumber karbohidrat tapi mensyaratkan jenis karbohidrat yang tidak tereduksi di organ pencernakan ini hubungannya dengan microflora yang memacu tumbuh kembang bacter, terutama yang menghasilkan asam lactat

Probiotik :
 merupakan kumpulan dari satu jenis bacter atau banyak bacter yang merupakan tambahan bacter hidup untuk memacu produktivitas ternak, ini hubungannya denga keseimbangan microflora dalam organ pencernakan, contoh produk EM4.

Synbiotik :
merupakan perpaduan satu serasi antara Probiotik ( microorganisme hidup ) dengan Prebiotik ( subtrat media hidup kumpulan bacter hidup sekaligus sebagai cadangan makanan dan energi untuk Probiotik )

contoh Snybiotik  cair adalah Probiotik Top Plus Generasi 2 atau PTPG2, Avian Pro, Alip, Pro Bioter
tapi y owes ben mau gimana lagi ? yang penting peternak paham fungsinya saja sudah cukup.

Cara kerja AGP adalah menekan infeksi pada saluran pencernakan, mengurangi produksi racun/toksis, mengurangi produksi ammonia, mengurangi stress kekebalan tubuh, menjaga ekosistem microflora dalam organ pencernakan dalam imbangan serasi harmoni 85% : 15%, di ingat ya koloni bacter yang menyebabkan sakit sudah berdomisili dalam organ pencernakan. Jika sudah ada mengapa tidak selalu dalam kondisi sakit ? itulah fungsi kerja dari mekanisme imbangan serasi microflora dalam organ pencernakan, jika tidak ada yang mengatur hal ini di pastikan ternak akan sakit terus menerus dalam waktu yang lama.
Kenapa seakan focus dari ini semua adalah pembahasan organ pencernakan ? sebab organ pencernakan merupakan organ vital yang wajib selalu dalam kondisi prima. Proses penyerapan absorsi nutrisi pakan terjadi di organ pencernakan, bahkan hamper 70% sel sel system imun/imunitas kekebalan dari serangan penyakit terdapat di organ pencernakan.

Jika organ pencernakan dalam kondisi kurang baik, mau di beri asupan pakan berkualitas super macam apapun akan percuma mubazir dan memberati cost jika organ pencernakan dalam kondisi sakit sehingga proses absorsi nutrisi menjadi tidak efisien dengan makin banyak nutrisi, sebelum terserap sempurna terbuang bersama kotoran, padahal biaya pakan mencakup 70-75% dari totally cost.

Maka dari sekian problem yang perlu di atasi yang menerpa peternakan kita, harus di ketemukan jalan keluar terbaik dan kalau bias tidak semakin membebani biaya cost dalam usaha ternak kita. Salah satu solusi adalah aplikasi probiotik, yang sudah coba kita tawarkan di perkenalkan pada peternak sejak 2012.

Benar…sejak tahun 2012, sebelum tahun ini basic pengobatan dan pendongkrak produktivitas yang kita jalankan adalah dengan Fitogenik. Ekstrasi berbasis herbal, karena hasil memuaskan lalu di kembangkan dengan pertimbangan kepraktisan menjadi Probiotik, ini semua pengalaman lapangan kejenuhan kita aplikasi antibiotika pada ternak, memang menunjukan kesembuhan dari penyakit, tapi lama kelamaan dosis yang di gunakan semakin bertambah karena factor resisten di samping harga juga mahal.

Setelah sekian tahun dan juga karena issue pelarangan AGP sekarang pelaku pabrikan sudah mulai berlomba membuat produk semacam probiotik, tapi kebanyakan dalam bentuk kering, jarang yang memproduksi dalam bentuk cairan. Dengan basic jenis bacter yang beraneka ragam menurut penelitian internal masing masing pabrikan.

Tapi saya dan teman teman yang bernaung di Bumi Ternak Klaten, sebagian besar membuat probiotik dalam bentuk cairan. Keilmuan untuk probiotik kering sebenarnya ilmunya sudah terpetakan dan sudah sempat di produksi, ingat Synbiotik probiotik kering produk Bumi Ternak Klaten ? tapi sekarang vakum belum di produksi lagi dengan pertimbangan tidak praktis dan menambah kegiatan yang memfosir ABK kandang saat pengoplosan dengan pakan sebelum di berikan ke ternak. Nek saya alas an utama karena tingkat efektivitas probiotik cair lebih unggul di banding probiotik kering. Ora percoyo buktikan sendiri.

Probiotik berbasic herbal dan mikroorganisme yang memberikan effek positif, dengan sekian ragam bahan pengisi, sebagian fungsi untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan jangan di lupakan Dengan penambahan bahan pengisi sumber enzim, hormon, asam amino, bacteriosis, antibiotika alami dan ekstrasi oleh bacter pada proses fermentasi menyebabkan senyawa senyawa tertentu pada bahan pengisi berubah menjadi dalam kondisi terbuka, tidak berikatan lagi, salah satu fungsi senyawa tersebut adalah antivirus seperti acentogenis, xanthone dll



Yang tidak boleh di lupakan dari bahan pengisi herbala adalah NGP Natural Growth Promotor yang lebih terkenal dengan sebutan PFA Phytogenic Feed Additive. Dalam penyebutan teori PFA yang lebih sering di sebut secara specifik.

PFA yang umum di campurkan dalam pakan dengan bahan yang sudah berbentuk tepung, dengan dosis dan takaran tertentu. Nanti ada metode tersendiri untuk membuat PFA dalam wujut kering tapi karena kepentingan kepraktisan maka dalam bentuk cait lebih mudah untuk di akomodir oleh teman teman semua, dengan sistem fermentasi cair sedang bentuk kering dengan sistem fermentasi padat.

Gabungan dari stater bacter Selulotic, Lipolitic, Proteolitic, Amilolitic, Yeast , Kapang dan Herbal yang bersifat Growth Promotor Tumbuh pemacu pertumbuhan yang terkenal dengan istilah PFA Phytogenic Feed Additive Herbal dan mencegah tumbuh kembang salmonella pullorum dan Eimeria sp

Fungsi dan manfaat probiotik bukan lagi merupakan wacana semata, tapi sudah merupakan ilmu praktek lapangan yang sudah di buktikan oleh banyak peternak. Dan kebanyakan peternak mau memakai probiotik karena sudah mentok ketemu jalan buntu dan mutung dengan hasil kerja antibiotika yang kian hari kian mahal saja harganya.

Logikanya peternakan berbasic probiotik seharusnya lebih efisien dengan catatan harga probiotik wajar dan tidak terlalu mahal. Harga probiotik Rp 25.000 – mentog Rp 35.000/liter adalah harga wajar di lihat dari bahan dan prosedur membuatnya. Tinggal peternaknya kudu jeli melihat harga dan testimony hasil di lapangan, semakin murah tapi tidak murahan harga probiotik maka tingkat efisien semakin tinggi dan seharusnya karena biaya peternakan organic berbasic probiotik rendah, sangat aneh jika produk akhir ternaknya malah di jual mahal, melebihi harga produk ternak system konvesional, lawong biaya produksi menurun kok malah di jual mahal produk akhirnya, waras…..? kalau sakit periksa dulu….

Semua produk probiotik komersil yang bersumber dari Bumi Ternak Klaten sudah ada harga HET tertinggi harga eceran tertinggi hingga Desember 2017 HET tertinggi Rp 22.000/liter sudah termasuk biaya packing dan ongkos kirim untuk pulau Jawa, di mungkinkan ada kenaikan harga lagi baru di awal Januari 2018 karena sudah level probiotik PTPG2 Super Nutrisi dengan HET tertinggi kemungkinan Rp 25.000/liter sudah termasuk biaya packing dan ongkos kirim. Peraturan ini di pastikan di ikuti oleh teman teman semua atau ijin komersil di cabut.

 FUNGSI KEGUNAAN PROBIOTIK PTPG2 SUPER NUTRISI

1. FCR asupan pakan lebih sedikit, tapi produksi daging dan telur malah lebih banyak, untuk bebek, ayam ,kambing dan sapi....

2.TDN total digestible nutrient, lebih tinggi/sempurna sehingga yang biasanya nutrisi pakan yang ikut terbuang masih 30%, setelah pakai probiotik nilai tercerna meningkat nutrisi dalam kotoran yang ikut ke buang tinggal di bawah 5%

3. Proses metabolisme dalam tubuh semakin sempurna, sehingga imunitas daya tahan tubuh lebih tinggikarenanya jadi jarang sakit

4. Pada saat proses pembuatan di hasilkan Enzim, Hormon, asam amino, antibiotika alami dan Bacteriosis  yang memicu produktivitas

5. Kanibalisme, penyakit cacing, snot, coriza, berak darah sudah sangat jarang mendatangi peternakan yang pakai probiotik, seandainyapun masih jebol manajemen biosekuritinya maka untuk proses penyembuhan akan lebih mudah dan cepat karena sudah terbiasa dengan aplikasi probiotik.

6. Anti Stress, saat produksi telur turun karena pakan terkontaminasi jamur, atau kebisingan yg tajam, dengan berlahan produksi telur akan meningkat lagi

7. Pengusir bau amoniak kotoran, sehingga teman2 yg datang kerumah pada heran, kenapa bisa tidak bau, padahal rumah saya di kelilingi andang ayam

8. Pengusir lalat, gimana lalat mau hidup kalau kotorannya saja kering, saya buang kotoran sebulan sekali, meski numpuk di kandang...tapi tidak bau...dan banyak lagi

9. Peningkatan level antibody imunitas tubuh hingga ternak tidak mudah sakit
Tentang materi budidaya broiler, joper, pejantan system Treatment 3 Organik kemungkinan akan di bahas pada pelatihan gratis setiap bulan Mei minggu 1 atau ke 2 dan sepertinya materi hanya satu itu saja sebab pasti nanti pembahasan akan sangat meluas.

Benarkah semua manfaat tersebut sudah di buktikan peternak di lapangan ? tentu saja sudah dan banyak testimony jika memang kudu di laporkan. Lihat saja foto testimony di atas atau kalau ingin lebih lengkap buka artikel di blog bumi ternak.

\m/
kipdefayer
Gusti mboten sare
grup FB : Budidaya broiler system probiotik PTPG2
Bumi Ternak Klaten
HP & WA 085229779252























Minggu, 15 Oktober 2017

PERHATIAN APLIKASI PROBIOTIK PTPG2 SUPER NUTRISI UNTUK TERNAK PETELUR




PERHATIAN APLIKASI PROBIOTIK PTPG2 SUPER NUTRISI UNTUK TERNAK PETELUR

Ternak tipe petelur di sini yang di maksud adalah Puyuh, bebek petelur, ayam Arab, Leghorn RAS, ayam kresing,  kalkun dan entog. Tingkat sensitivitas intestinal organ pencernakan ternak tipe petelur sangat berbeda dengan ternak tipe pedaging missal Broiler, Joper, KUB, Sensi dll.

Ternak tipe pedaging system kerja absorsi penyerapan nutrisi tidak membedakan jenis bahan pakan material raw yang di gunakan asal mempunyai nutrisi yang mirip agak sama, misal katul dan gandum bisa sling mengantikan,  maka bahan pakan tersebut bias masuk dalam suatu formula pakan industry maupun self mixing.

Sedang ternak tipe petelur tidak semudah itu, tidak setiap bahan pakan yang memiliki nilai nutrisi yang sama akan memberikan hasil yang sama persis. Bahan pakan flavor, tingkat kering, cemaran aflatoksis, serat kasar dan TDN berbeda akan memberikan hasil yang juga berbeda.

Missal penggunaan bungkil kacang kedelai dari Argentina akan berbda hasil produksi jika dig anti BKK berasal dari India, memang ada selisih nutrisi sekian persen tapi tidak terlalu signifikan untuk di perbandingkan , akan tetapi memberikan hasil produksi yang berbeda jauh.

Padahal kasus BKK seperti di atas tidak akan berpengaruh kepada ternak tipe pedaging. Begitu sensitifnya kerja dari absorsi nutrisi ternak tipe petelur jangan sekali kali di samakan dengan ternak tipe pedaging.

Seperti kasus saat harga jagung tembus Rp 7.000/kg, sebagian produsen pakan mengantinya dengan biji gandum atau sorgum, tanpa memberitahukan pada peternak, apa yang terjadi ? Produktivitas langsung droup semua ternak petelur sebagian bodol bulu dan produksi telur terjun bebas sedang di ternak pedaging pertambahan bobot ADG agak melambat, tapi effek paling fatal di alami oleh ternak petelur.

Narasi paparan di atas sebagai pembukaan untuk pemahaman kawan  peternak,  berbedanya kerja intestinal organ pencernakan ternak tipe pedaging dan petelur. Begitupun aplikasi probiotik PTPG2 Super Nutrisi untuk ternak petelur, sebagai bahan tambahan baru maka pada saat saat tertentu saja atau pada kasus tertentu adalah waktu yang tepat untuk memasukan probiotik PTPG2.

Waktu tepat untuk aplikasi probiotik PTPG2 untuk ternak petelur :
1. Saat pindah kandang, ( produksi telur pasti turun )dalam kondisi stress daya tahan tubuh menurun maka itulah saat tepat probiotik PTPG2 di aplikasikan ke ternak petelur anda.

2. Biasanya setelah masuk program vaksin atau pengobatan cacing biasanya ada penurunan produksi telur, saat seperti itu probiotik PTPG2 masuk.

3. Usia menjelang produksi untuk ayam dan bebek usia 17 minggu, untuk puyuh usia 30 hari, sebelum bertelur atau sudah bertelur satu dua probiotik PTPG2 masuk. Dengan hasil terbagus aplikasi sejak usia 1 hari agar memiliki imunitas tinggi dari serangan penyakit.

4. Saat ternak sakit, terjadi outbreak penyakit di samping untuk proses penyembuhan pada saat itu waktu tepat probiotik PTPG2 masuk, sekalian adaptasi penyesuaian absorsi nutrisi

5. Saat ada banjir atau suara geledek keras, suara petasan yang membuat ternak berhenti bertelur 1 – 3 hari maka masukan probiotik PTPG2

6. saat pergantian pakan, baik jagung ganti sorgum/singkong atau ganti konsentrat dari merk A ke merk B, sebab ada kemungkinan telur droup dulu.

FUNGSI KEGUNAAN PROBIOTIK PTPG2 SUPER NUTRISI

1. FCR asupan pakan lebih sedikit, tapi produksi daging dan telur malah lebih banyak, untuk bebek, ayam ,kambing dan sapi....

2.TDN total digestible nutrient, lebih tinggi/sempurna sehingga yang biasanya nutrisi pakan yang ikut terbuang masih 30%, setelah pakai probiotik nilai tercerna meningkat nutrisi dalam kotoran yang ikut ke buang tinggal di bawah 5%

3. Proses metabolisme dalam tubuh semakin sempurna, sehingga imunitas daya tahan tubuh lebih tinggikarenanya jadi jarang sakit

4. Pada saat proses pembuatan di hasilkan Enzim, Hormon, asam amino, antibiotika alami dan Bacteriosis  yang memicu produktivitas

5. Kanibalisme, penyakit cacing, snot, coriza, berak darah sudah sangat jarang mendatangi peternakan yang pakai probiotik, seandainyapun masih jebol manajemen biosekuritinya maka untuk proses penyembuhan akan lebih mudah dan cepat karena sudah terbiasa dengan aplikasi probiotik.

6. Anti Stress, saat produksi telur turun karena pakan terkontaminasi jamur, atau kebisingan yg tajam, dengan berlahan produksi telur akan meningkat lagi

7. Pengusir bau amoniak kotoran, sehingga teman2 yg datang kerumah pada heran, kenapa bisa tidak bau, padahal rumah saya di kelilingi andang ayam

8. Pengusir lalat, gimana lalat mau hidup kalau kotorannya saja kering, saya buang kotoran sebulan sekali, meski numpuk di kandang...tapi tidak bau...dan banyak lagi

9. Peningkatan level antibody imunitas tubuh hingga ternak tidak mudah sakit

10.
Memperpanjang mas produksi telur.


Saat produksi telur stabil dan baru di puncak 90%, kurang tepat untuk memasukan probiotik PTPG2 pada ternak, karena pasti ternak perlu menyesuaikan lagi kerja organ pencernakan dan pasti saat saat seperti itu produksi telur pasti turun jika probiotik PTPG2 di aplikasikan ke ternak. Meski ada sebagian pada peternak teman yang lain tidak memberikan effekk penurunan telur, tentu tidak bias kita samakan pada peternakan yang lain.

Waktu yang di perlukan untuk penyesuaian probiotik PTPG2 itu produksi telur pasti turun, untuk mengantisipasinya aplikasikan probiotik PTPG2 pada waktu waktu yang saya jelaskan di atas. Pada ternak produksi yang sudah stabil 90% saat aplikasi PTPG2 perlu penyesuaian 7 hari untuk telur naik lagi. Kalau menurut saya, bersabar saja, saat ada kasus kasus seperti yang saya jelaskan baru probiotik PTPG2 masuk dalam aplikasi ternak petelur, di luar kasus di atas mending PTPG2 tidak di aplikasikan

Intinya…..jangan aplikasi probiotik PTPG2 Super Nutrisi saat produksi telur tinggi dan stabil
Titik………

Dosis pakai :

Puyuh petelur
dosis 2 ml/liter air minum, jika terjadi kotoran menjadi becek/berair atau telur terlalu besar sehingga puyuh prolapsus mati turunkan dosis 1ml/liter air minum

Ayam Layer petelur RAS, bebek petelur dan entog, ayam arab
dosis 3 -5 ml/liter air minum, jika terjadi kotoran menjadi becek/berair atau telur terlalu besar sehingga ayam prolapsus mati turunkan dosis 2 – 3 ml/liter air minum
Harga probiotik PTPG2 khusus Petelur tahun 2018 :
Jawa 22.000/liter kemasan terkecil jeligen 10 liter
Sumatra 28.000/liter kemasan terkecil 30 liter
Kalimatan Sulawesi 35.000/liter minimal kirim  60 liter
Madura dan Bali 25.000/liter kemasan jeligen 25 liter
NTT dan NTB 30.00/liter kemasan jeligen 25 liter
harga di atas sudah termasuk ongkos kirim

\m/
kipdefayer
Bumi Ternak Klaten
Telp SMS 085229779252
WA 082134007504

Kamis, 12 Oktober 2017

BROILER MANDIRI 2.700 EKOR UNTUNG 10 JUTA





BROILER MANDIRI 2.700 EKOR UNTUNG 10 JUTA

Populasi 2.700 ekor
kematian 244 ekor
pakan 152 sak Rp 310.000/sak
Tonase panen 4.951 kg
FCR 1,5
Harga jual 15.500/kg seandainya dapat harga 16.500/kg
BW rerataan 2,1 - 2,2 kg
umur panen 34 -35 hari
aplikasi probiotik PTPG2 Super Nutrisi produk Bumi Ternak Klaten HP 085229779252
dengan penerapan budidaya Treatment 3 Organik
Tiap populasi 1.000 ekor total probiotik sampai panen habis 7 liter
Harga probiotik PTPG2 Super Nutrisi khusu ayam bebek pedaging tahun 2018

Harga probiotik PTPG2 khusus Petelur tahun 2018 :
Jawa 25.000/liter kemasan terkecil jeligen 10 liter
Sumatra 31.000/liter kemasan terkecil 30 liter
Kalimatan Sulawesi 35.000/liter minimal kirim 50 - 60 liter
Madura dan Bali 30.000/liter kemasan jeligen 25 liter
NTT dan NTB 35.00/liter kemasan jeligen 25 liter
harga di atas sudah termasuk ongkos kirim
\m/
kipdefayer
Bumi Ternaka Klaten
HP & WA 085229779252