Selasa, 28 Februari 2012

HERBAL TOP PENGHANCUR SEGALA PENYAKIT AYAM


HERBAL TOP PENGHANCUR SEGALA PENYAKIT AYAM
Dewasa ini perkembangan penggunaan herbal tradisional untuk keperluaan penyembuhan penyakit, sudah begitu familiar. Terutama untuk proses penyembuhan penyakit manusia, sebab begitu beragam penyakit modern yang tidak bisa di atasi, dengan penangganan keilmuan kedokteran.

Seandainya ingin di bahas seluruh herbal tradisional yang ada di bumi Indonesia, maka cakupan keilmuaannya akan terlalu melebar, sebab jumlahnya bisa ribuan jenis. Disini di batasi empat macam herbal tradisional, sebenarnya masing-masing herbal tersebut mempunyai manfaat sendiri-sendiri. Yang jika di padukan satu dengan lainnya merupakan sinergi yang saling menguatkan fungsi penyembuhan.

Manfaat herbal tradisional untuk keperluan penyembuhan ayam/ unggas, saat ini mulai mengalami kemajuaan signifikan. Perguruan tinggi mulai berlomba melakukan penelitian, untuk di aplikasikan pada ayam, yang kadang hasilnya melampaui ekpetasi yang di harapkan, yang sebelumnya tidak terbayangkan sama sekali. Itulah kehebatan herbal tradisional Indonesia, apalagi sebagian herbal Indonesia, namanya sudah mendunia.

Hanya sayangnya terkadang fungsi kegunaan, seringnya dipahami terlebih dahulu oleh peneliti dari manca Negara yang begitu antusias, begitu intens dengan di topang pendanaan berlimpah dan dukungan lembaga pemerintahan yang bertanggungjawab, demi kemajuaan pengetahuaan dunia. Untuk sementara, jangan berharap terlalu banyak dengan campur tangan pemerintahan Indonesia saat ini ya, nangis sendiri nanti.

DAUN SIRIH

Daun sirih ( Piper Betle )banyak mengandung Atsiri Oil, satu diantara komponen adalah Kavakrol bersifat Desinfektan dan anti jamur sehingga bisa untuk Antiseptik pada saluran pencernaan. Unsur Eugenol dan Metil-Eugenol berfungsi pengurangi rasa sakit. Sifat Anti Bakteri dapat mengurangi rasa gatal dan merah berair pada mata.

KUNIR/ KUNYIT

Kunyit ( Curcuma Domestica ) Curcumin senyawa utama pada kunyit yang berkhasiat untuk beragam penyakit,misalnya mengobati gangguan saluran pencernaan, antiradang, antibakteri, antikanker, penurun kadar kolesterol, membersihkan lemak pada saluran pembuluh darah.

TEMULAWAK

Temulawak ( Curcuma Xanthorrhiza ), mempunyai sifat Detoksifikasi/ mengeluarkan racun dan kontaminasi jamur Alfatoksis Flavus yang mengendap dalam hati.Belum lagi membantu sekresi dari kerja pangkreas, sehingga mampu mengoptimalkan metabolism pangkreas mengeluarkan Enzim Amilase, Lipase, Protease. Kehadiran enzim-enzim ini membantu meningkatkan penyerapan bahan pakan karbohidrat, protein dan lemak.

BROTOWALI

Rimpang brotowali (Tinospora Crispa) rasannya sangat pahit.Senyawa Pikroretin pembawa rasa pahit banyak mengandung alkaloid, saponin,dammar dan masih banyak lagi. Kalau cumapenyakit segala jenis cacing, pasti hancur digempur sama Pikroretin.

BAHAN HERBAL :

a.       Daun sirih            2 ons
b.      Kunyit                  2 ons
c.       Temulawak         2 ons
d.      Brotowali            2 ons
e.      Air bersih            5 liter

Semua bahan herbal di cuci bersih, masukkan panci tambah air bersih 5 liter, masak hingga air mendidih. Di butuhkan waktu sekitar 30 menit. Setelah dingin campur dengan jatah air minum ayam pada pagi hari saja, untuk ayam sejumlah 500 ekor. Satu resep herbal ini bisa di pakai sebanyak 3 kali pemasakan herbal/ tiga hari masa pakai pada pagi hari saja. Setelah 3 hari pakai, herbal di buang diganti yang baru.Artinya dalam satu minggu Cuma pakai campuran herbal 3 kali atau 3 hari saja. Aplikasi herbal dapat di barengkan dengan Egg Stimulant/ Strong Egg, tanpa mengurangi khasiat masing-masing. Yang saya terangkan di atas untuk dosis pencegahan penyakit. Untuk dosis pengobatan penyakit akan saya uraikan di bawah ini.

                                          APLIKASI PENGOBATAN PENYAKIT

COCCIDIOSIS/ BERAK DARAH

Waktu yang di perlukan untuk menyembuhkan berak darah, sekitar 7 hari sembuh, tanpa ada kematian sama sekali jika pakai herbal. Jika tidak pakai herbal sembuh dalam 10 hari dengan tingkat kematian 10 – 15 %. Itu pengalaman empiris yang saya alami sendiri. Dosis pengobatan air minum 100 % air godokan herbal di kombinasikan dengan obat COCY atau ANTICOCY selama 7 hari.

SNOT/ CORIZA/ PILEK
Pilek hidung yang mengeluarkan air, yang lama kelamaan menggumpal menutupi lubang hidung sembuh dalam 3 hari. Kepala bengkak kemerahan, sembuh dalam 5 hari dengan tingkat kematian 0 %. Jika tidak pakai herbal, sembuh dalam 10 hari dengan tingkat kematian 15 %.Pemakaian herbal 100 % selama 5 hari di kombinasikan dengan obat kimia TRYMEZIN.

CRD (Chronis Respiratory Disease )/ NGOROK
CRD penyakit yang bersifat kronis, artinya gejala penyakit tidak terlihat secara frontal, tapi akan muncul secara berlahan-lahan. Maka peternak yang kurang teliti, sekali ke serang , ayam sudah dalam kondisi accut.  Sebenarnya untuk mendeteksi CRD sangat gampang sekali, masuk ke kandang ayam pada malam hari, dengarkan ada tidak suara ngorok, batuk, atau tercekik. Seandainya terdengar segera ambil tindakan, sebab penyakit ini penyebaran cepat sekali. Waktu yang di butuhkan untuk penyembuhan pakai herbal 7 hari sembuh.Air minum 100% herbal,kombinasi obat NEO MEDITRIL.


KOLERA/ BERAK HIJAU
Warna kotoran dari kuning normal menjadi coklat akhirnya berwarna hijau. Ujung-ujung jengger ke biruan dan pial bengkak merah kehitaman. Kondisi ayam lemas tidak nafsu makan akhirnya mati. Penyembuhan penyakit ini perlu waktu 7 – 8 hari, tingkat kematian 5% sebab penyakit ini bisa bersifat kronis hingga accut/ ganas. Herbal tetap pakai 100% dan obat KOLERIDIN.

CACING ASCARIS
Penyakit ini tidak menimbulkan kematian, hanya tampilan performans ayam menjadi tidak menarik, bulu kering berdiri, muka pucat, berhenti bertelur, mencret encer. Ayam sudah berproduksi jangan sekali-kali di beri obat cacing kimiawi, efeknya produksi telur langsung droup. Dengan herbal 100%, ayam sembuh dalam 3 hari, cacing ikut keluar bersama keluarnya kotoran.

DIPTHERI/ CACAR
Penyakit ini ada 2 macam jenis, cacar luar dan cacar dalam. Cacar luar bermula dari luka pada kulit yang tidak di tumbuhi bulu, bintik merah berubah kuning menjadi hitam membesar. Cacar hitam kering di kelupas diolesi godokan herbal, cacar luar 3 hari sembuh. Cacar dalam menyerang selaput lendir lidah, mulut dan tenggorokan. Selaput lendir berwarna kuning di dalam rongga mulut, bila di biarkan semakin membesar dan menyumpal rongga mulut sehingga sulit bernapas. Gunakan air minum herbal 100% dalam 7 hari cacar dalam sembuh.

NCD/ TETELO, IB (INFEKSIUS BRONCHITIS), ASPERGILLOSIS, GUMBORO, EDS, ILT
Semua nama penyakit di atas,yang menurut ahli peternakan sekarang ini belum bisa di sembuhkan, hanya bisa pencegahan lewat vaksin. Dapat di atasi dengan ramuan herbal di atas, memang memerlukan waktu agak lama 15 hari tapi ayam sembuh. Prosesnya gimana saya juga tidak tahu, tapi ayam sembuh. Selama 15 hari nonstop air minum herbal 100%, kombinasi obat kimia DOCTRIL/ NEO MEDITRIL. Yang terpenting di sini, jangan mengobati, usahakan tindakan pencegahan saja.

Kelima penyakit diatas kecuali Aspergillosis, merupakan penyakit penurun produksi telur. Penanganan pencegahan sedini mungkin lebih di utamakan.Penggunaan herbal mulai dari DOC hingga Afkir  tidak menimbulkan efek samping sama sekali. Monggo silahkan dicoba… #bumiternak  

Sabtu, 18 Februari 2012

MEMBUAT PROTEIN KETELA POHON DARI 1,5-3% JADI 35%


                             
  MEMBUAT PROTEIN KETELA POHON DARI 1,5-3% MENJADI 18-35%

               Bagi ternak apapun jenisnya, makanan mutlak tersedia setiap saat. Besar kecilnya produksi yang di hasilkan oleh seekor ternak,baik berupa daging, telur maupun susu dipengaruhi oleh dua factor, yaitu factor Genetik dan factor Lingkungan. Dari kedua factor tersebut yang paling mudah dan cepat untuk diperbaiki adalah factor Lingkungan.

                Akibat pemberian makanan yang tidak memadai baik jumlah maupun mutunya, tidak saja berakibat menurunkan produksi, daging, telur maupun susu, tetapi akibatnya juga terhadap kelangsungan hidup peternak itu sendiri, yang pada akhirnya bisa menghentikan pemeliharaan ternak  atau terus beternak dengan memikul kerugian yang berkesinambungan.

                 Pemberian makanan yang tidak memadai ini disebabkan oleh rendahnya daya dukung kualitas dan kuantitas, tingginya harga pakan serta kurangnya ilmu peternak akan peranan makanan.

                 Salah satu alternative untuk pengadaan pakan murah, mudah dan kualitas gisinya memadai, adalah dengan memberikan ketela pohon, dengan ketentuan terlebih dahulu pakan tersebut diolah dengan menggunakan metode Bioproses. Hasil olahan dikenal dengan nama Cassapro.

                                     CASSAPRO ( CASSAVA PROTEIN TINGGI )

                  Ketela pohon/ singkong/ ubu kayu nama latinnya Manihot Utilisima Pohl, dan Manihot Esculenta Cratz, memiliki kandungan air 65%, kadar bahan kering 35%, kadar BETN 31%. Dari keseluruhan mengandung 80% pati/ karbohidrat dan 20% kadar gula, protein 1,5-3%.

                  Pemanfaatan ketela pohon sebagai sumber energy pakan ternak tidak menjadi masalah, mengingat kondisi yang sudah biasa dipedesaan. Tetapi untuk memperluas manfaat sebagai sumber Protein perlu dilakukan suatu rekayasa Bioteknologi, melalui proses biakan protein sel tunggal, yang lebih terkenal dengan nama Fermentasi

                  Fermentasi yang biasa di lakukan oleh simbah-simbah kita dahulu dalam fermentasi cair seperti pembuatan asam cuka, atau fermentasi substrat padat seperti pembuatan tempe, tape, kecap, oncom, silase untuk pembuatan pakan ternak termasuk fermentasi padat.

                  Peningkatan kadar protein melalui fermentasi di sebut Protein Enrichment. Menurut hasil percobaan yang dilakukan Balai Penelitian Ternak, Protein Enrichment ketela pohon, sedang mikroba yang di gunakan Aspergillus Niger, kandungan protein ketela pohon yang semula 1,5-3% jadi 35%.

                  Disamping meningkatkan protein, juga meningkatkan sat-sat gisi lainnya serta nilai ketercernaan pakan. Prospek fermentasi ketela pohon ke depan sangat bagus,disamping murah, ketersediaanya selalu melimpah. Ayo, bergegaslah berkreasi.

                                 METODE PEMBUATAN CASSAPRO

                   Yang saya paparkan di bawah ini,merupakan aplikasi termudah yang saya pilihkan dengan pertimbangan kepraktisannya. Rekan-rekan peternak yang kebanyakan domisili di pedesaan jika memperoleh Aspergillus Niger sulit dapat menggunakan ragi Tape yang sangat mudah di dapatkan.
                                 BAHAN-BAHAN YANG DI PERLUKAN

a.       Ketela pohon atau gaplek.
b.      Mineral A khusus untuk Ruminansia ( sapi, kambing ) dan Mineral B untuk Unggas ( ayam,bebek,itik ), dengan ukuran 50 gr ( 1 sendok makan untuk setiap kg ketela pohon )
c.       Urea sebanyak 20 gr ( 1 sendok the untuk setiap kg ketela pohon )
d.      Ragi, setiap satu butir ragi untuk 2 kg ketela pohon.
e.      Peralatan yang di perlukan.

                  LANGKAH PEMBUATAN

a.       Bersihkan ketela pohon dari tanah, potong melintang 5-10 cm,kupas . Belah membujur menjadi 2-4 bagian, buang sumbunya. Bila bahan dari gaplek, rendam dulu selama 1-2 hari agar menjadi lunak.
b.      Kukus selama 10-15 menit, hindari terlalu matang.
c.       Bila di buat untuk pakan Unggas , lalu di giling seperti mie. Bila untuk Ruminansia cukup berbentuk potongan saja. Potongan tidak harus seperti ini, silahkan kreasi sendiri.
d.      Buat adonan, yang bahannya Mineral, urea dan ragi.
e.      Campurkan adonan tersebut dengan ketela rebus hangat sampai merata.
f.        Simpan dalam wadah kedap udara ( anaerob )untuk di fermentasi selama 2-4 hari, bila proses berjalan lancar hasilnya akan berbau harum dan wangi.
g.       Produk siap di hidangkan, bila akan di simpan, tiriskan dan keringkan terlebih dahulu.


GRUP FACEBOOK : AYAM KRESING SUPER
TWITTER : @BETHA_SUTRISNO
BLOG : BUMITERNAK-BETHA.BLOGSPOT.COM
EMAIL : BETHA_SUTRISNO@YAHOO.CO.ID


Jumat, 17 Februari 2012

ARTIFISIAL INSEMINATION/ KAWIN SUNTIK AYAM


                            
    ARTIFISIAL  INSEMINATION / KAWIN SUNTIK AYAM

Inseminasi buatan/ kawin suntik/ artificial insemination adalah proses perkawinan ayam dengan campur tangan manusia. Gambaran mudahnya sperma ayam jantan di ambil lalu di masukan pada ayam betina, gampang dan ekonomis. Keuntungan kawin suntik, kemampuan genetic  seekor ayam bisa diarahkan untuk tujuan komersil untuk produksi telur maupun daging. Apalagi sekarang sudah di ketemukan alat/ mesin untuk memisahkan sperma. Dengan mesin ini Cromosom XX ( pembawa sifat betina ) dan Cromosom XY ( pembawa sifat jantan ) sperma terpisahkan, Cromosom XX ke medan positif sedang Cromosom XY di tarik ke medan negative. Jika ingin memproduksi DOC betina tinggal masukan  cromosom XX, keakuratan mesin ini mencapai 80%. Seandainya jumlah telur yang di tetaskan 100 butir dan saat menetas/ pecah telur, maka 80% DOC yang hidup adalah berjenis kelamin BETINA!!! Saya yakin pembaca pada penasaran,pengen tahu dan ingin memilikinya. Mulanya sih mesin/alat ini mau saya komersilkan, tapi setelah saya pikir-pikir, aaaaaaaaah….sebarkan saja pada rekan-rekan peternak, semoga bisa membantu.

                               MESIN / ALAT PEMISAH SPERMA

Mesin/ alat ini merupakan hasil kreasi dari teman-teman mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan UGM. Alat ini di buat untuk di ikutkan lomba dan di presentasikan di WIPO dan mendapat penghargaan dalam Best Invention Youth Expo yang di selenggarakan akhir 1997, berupa uang tunai US $ 1.000.
 Alat yang mendapat penghargaan WIPO ( World Intelectual Property of Right Organization )ini,yang berkedudukan di Swiss, di harapkan akan sangat membantu dan dapat mempermudah dalam upaya pengembangbiakan jenis-jenis ayam tertentu yang sudah masuk kategori langka atau hampir punah.
Yang sederhana bukan hanya bentuk alat ini, tapi juga cara kerjanya. Saya tidak akan menggambarkan alat ini secara mendetail, biar pembaca mengembangkan imajinasi sendiri berdasar prinsib kerja alat ini yang akan saya paparkan.
Untuk memisahkan sperma ayam, cukup dengan membiarkan sperma ayam yang di masukan pada alat ini di tarik ke kutub negative dan positif, setelah alat dialiri medan magnet selama kurang lebih 60 detik.Proses pemisahan pertama dilakukan dengan menggunakan Glass Plate atau cawan gelas kaca sebagai penampung semen ( campuran Spermatozoa dengan Enzim Aksesoris, seperti cairan Reproduksi ayam jantan ),
Setelah melampaui waktu 60 detik, semen/ sperma yang mengandung cromosom XX, yang mempunyai DNA lebih 4%, di tarik ke kutub positif. Bila sperma ini di suntikkan atau di inseminasikan kea yam betina, makaakan menghasilkan DOC yang berjenis kelamin BETINA.
Sebaliknya, jika sperma yang mengandung cromosom Y dan di tarik ke kutub negative,maka setelah di suntikkan kea yam betina akan menghasilkan DOC yang berjenis kelamin JANTAN. Saya ulangi lagi garis besarnya, ambil sperma letakkan dalam glass plate, glass plate ini di letakan di tengah-tangah medan magnet, antara positif dan negative, aliri arus listrik selama 60 detik. Sperma akan terpisahkan jadi dua bagian, jika ingin DOC betina, ambil kumpulan sperma yang di tarik ke kutub positif,masukkan dalam Inseminator Gun lalu suntikan pada cloaka ayam bagian samping kiri.

                                      MENGAMBIL SPERMA PADA PEJANTAN

Ini harus di lakukan oleh dua orang pelaksana. Posisi sambil berdiri ambil ayam jago,masukkan kepala ayam di antara lengan kanan bagian dalam. Tangan kiri sambil memegang kaki ayam,ibu jari dan jari telunjuk mengurut perut bagian bawah kea rah cloaka, pelan-pelan saja. Tangan sebelah kanan mengurut punggung ayam jago dari arah belakang kea rah ekor, semua jari tangan kanan berperan serta, pijat secara silmutan pelan-pelan. Usahakan ayam jago tidak meronta atau stress, sebab nanti sperma akan sulit keluar. Jika pengurutan berjalan lancar, dalam waktu 1 – 2 menit sperma akan segera keluar dengan mudah. Nah, tugas orang ke dua ini menampung sperma yang keluar, bisa menggunakan gelas biasa. Hati-hati keluarnya sperma tidak meleleh tapi menyemprot kuat.

                                     PELAKSANAAN KAWIN SUNTIK

Peralatan yang di perlukan :
a.       Alat suntik yang sudah di modifikasi pakai karet pentil/ penutup alat suntik yang ujungnya dipotong.
b.      Tabung penampung sperma ( Glass Plate )
c.       Tabung Pengecer
d.      Larutan NaCL Fisiologis 0,9%/ air infuse.
Metode Inseminasi Buatan :
a.       Intra Vagina, larutan sperma disuntikan di depan Vagina sedalam 2 – 3 cm.
b.      Intra Uterin, larutan sperma di suntikan di depan Uterus sedalam 6 – 7 cm.
Tahapan Inseminasi Buatan :
a.       Bibir cloaka harus bersih dari segala feces, dilap pakai kain yang sudah di celupkan pada air hangat.
b.      Petugas pemegang ayam posisi seperti saat mau mengambil sperma.
c.       Petugas pemegang ayam, tangan kanan pegang punggung ayam, tangan kiri pegang kaki ayam dan jari telunjuk, ibu jari menekan perut bawah, sehingga terlihat saluran reproduksi sebelah kiri dan saluran feces sebelah kanan.
d.      Petugas pemegang alat suntik dengan tangan kiri, mencubit bibir cloaka sebelah kiri. Setelah saluran reproduksi kelihatan, tangan kanan memasukkan ujung alat suntik modifikasi pertama lurus, setelah masuk alat suntik tunggingkan ke atas lalu suntikkan, tahan sebentar baru di cabut.
e.      Pengenceran sperma, yang di gunakan sekitar 0,1 ml/ekor. Perbandingan pengenceran 1 ; 2 atau 1 : 1. Interval kawin suntik 3 hari sekali atau 5 hari sekali.

Hanya ini yang bisa saya paparkan rekan-rekan peternak, pelajari jangan mudah menyerah dengan kesulitan yang di temuai.Jangan mudah menyerah, bosan, trus mutung lalu berhenti, mencoba. Jika rekan-rekan mudah patah arang, siap-siap saja anda akan tertelan kekejaman para kapitalisme yang coba menancapkan kuku kekuasaan di Indonesia.



TEHNIK MENCAMPUR PAKAN AYAM YANG BENAR


                                      
  TEHNIK MENCAMPUR PAKAN YANG BENAR

Terkadang proses pencampuran ransum pakan ayam bagi peternak sesuatu hal yang sepele, sehingga di kerjakannya dengan asal campur. Setelah di aduk-aduk selesai. Gara-gara hal sepele tersebut bisa-bisa ke unggulan genetic , ke unggulan produktivitas yang di miliki ayam bisa tidak akan muncul. Kenapa bisa? Ransum ayam yang biasanya terdiri dari jagung manifestasi dari karbohidrat / Energi Metabolisme, katul/ bekatul mewakili dari setengah karbohidrat dan sekumpulan multi vitamin B Kompleks, sedang konsentrat pengejawantahan dari kumpulan protein, di tambah Mineral Calsium, phosphor dan lain-lain.

Pencampuran yang tidak merata homogeny, mengakibatkan tidak setiap ayam mendapatkan asupan pakan yang komplit. Antara protein, karbohidrat, lemak, vitamin dan mineral harus saling ber- sinergi. Andai saja pencampuran ransum pakan tidak bisa homogeny, bagaimana mungkin di antara unsure-unsur pakan tersebut akan bisa menumbuhkan keunggulan genetic dan produktivitas ayam?

Jangan sia-saikan sejumlah uang yang kita keluarkan, untuk mengadakan ransum pakan menjadi percuma, hanya karena aplikasi pencampuran yang kurang tepat. Harap di ingat, biaya ransum pakan menyedot anggaran terbesar yang di keluarkan, hampir 70- 75 %. Sayang jika terbuang muspro.

Baiklah, segera saja saya paparkan langkah tahap per tahap di bawah ini :
a.       Hamparkan katul/ bekatul di lantai yang sudah di bersihkan dari kotoran debu, kaca, krikil, plastic ataupun potongan kertas. Harus benar-benar bersih. Jika ada katul/ bekatul yang menggumpal harus di lembutkan lagi.
b.      Lalu hamparkan jagung/ katul jagung, pilih salah satu, di atas hamparan katul/ bekatul. Merata, menutupi semua katul/ bekatul.
c.       Kemudian hamparkan Konsentrat di atas hamparan jagung/ katul jagung merata menutupi, hamparan jagung/ katuljagung.
d.      Mineral, bisa pakai mineral Medion/ mineral B12 dari PT Eka/ mineral hijau/ atau kombinasi di antara ke tiganya ( ini bukan promosi )
e.      Bagi hamparan pakan tadi menjadi empat bagian sama rata. Lantas mulai di aduk-aduk dimulai dari paling ujung.
f.        Setelah adukan sudah dirasa rata, lalu di pindahkan ke sisi lain. Mulai lagi mengaduk tiga bagian yang masih tersisa satu persatu. Adukan yang sudah merata di pindahke sisi lain diatas adukan yang pertama tadi, begitu terus hingga empat bagian pakan tadi terpindahkan semua ke sisi lain,yang seharusnya sudah mengunung ke atas.
g.       Pindahan adukan pakan yang sekarang berbentuk menyerupai gunung, mulai dipindahkan lagi ke sisi semula/awal. Pengambilan adukan pakan yang mengunung tadi , dimulai dari tengah, sehingga sisi kiri dan kanan pakan yang menggunung melorot saling tindih antara sisi kanan dan kiri. Terus saja pindahkan dan pindahan pakan inipun di buat menggunung lagi, hingga gunungan pakan ke satu, pindah ke gunungan pakan kedua.
h.      Proses pengadukan ransum pakan sudah selesai, tinggal memasukan ke dalam karung. Proses pemasukkan dalam karung, juga di mulai dari bagian tengah gunungan, dengan maksud karena sisi kanan dan kiri gunungan melorot saling tumpang tindih, secara otomatis kan sudah mencampur sendiri. Sehingga campuran makin Homogen. Untuk tambahan jangan mencampur pakan untuk stock, lebih dari tujuh hari masa pakai.Di kwatirkan akan terjadi oksidasi sehingga nilai gisi ransum tanpa di sadari berkurang/ menurun.

Kamis, 16 Februari 2012

RONTOK BULU/ NGURAK/ MOULTING


                                      
   RONTOK BULU / NGURAK / MOULTING

Rontok bulu adalah hal yang normal pada hewan yang termasuk bangsa Unggas. Proses alami dalam usahanya meremajakan Ovum, calon telur. Rontok bulu biasanya terjadi pada ayam yang telah berproduksi lama, sekitar umur 70 minggu. Selama rontok bulu ayam tidak bertelur kurang lebih 1 – 2 bulan memprihatinkan. Rontok bulu yang umum terjadi meliputi bulu ekor dan sayap. Tidak setiap ayam saat rontok bulu memperlukan waktu 1 – 2 bulan semua. Karakter ayam yang telah mengalami seleksi genetic, pola rontok bulunya model “ NYULAM “ artinya meskipun satu dua bulu rontok tapi ayam tetap bertelur, walau prosentasenya turun. Yang terpenting pembentukan Ovum/ calon telur terus berlangsung , meski saat rontok bulu. Berarti ayam bertelur sepanjang masa hidupnya.

Tipe rontok bulu antara unggas darat ( ayam, kalkun, gemak, kampong, RAS ) dan unggas air ( bebek, itik, angsa ) berbeda. Yang saya terangkan di atas itu, untuk tipe unggas darat. Begitupun nanti pada perlakuaan FORCE MOULTING sudah pasti berbeda juga.

Baiklah, sekarang kita bahas rontok bulu untuk unggas air, terutama untuk itik/ bebek.  Setelah itik/ bebek bertelur 9 – 12 bulan, akan mengalami rontok bulu. Bulu bulu yang subur berjatuhan , digantikan bulu baru lagi. Hal ini untuk unggas air memerlukan waktu yang lebih lama di bandingkan unggas darat, kenapa? Karena kandungan minyak pada lapisan kulitnya lebih tebal dan banyak. Tipe rontok bulu itik model “ TOTAL “ dalam artian total berhenti telurnya , juga total perontokan bulunya.

                              METODE FORCE MOULTING ITIK/ BEBEK

Force Moulting, tindakan mempercepat masa rontok bulu dengan pemuasaan dan pengurangan jatah pakan minum. Intinya itik/ bebek di buat sress, dibikin gaduh, sehingga jika tingkat stress sudah pada tingkatan tertentu bulu akan rontok total. Lamanya waktu force moulting 1 – 1,5 bulan, normalnya waktu rontok bulu 3 bulan. Tindakan yang di lakukan, hari pertama dan kedua hanya di beri air minum tanpa pakan. Hari ke tiga hingga hari ke tujuh di beri air minum dan pakan setengah dari takaran asupan pakan normal tapi Cuma berupa dedak/ katul/ bekatul. Hari ke delapan hingga hari ke 12 di beri air minum dan pakan normal itik petelur tapi porsinya setengah saja. Mulai hari ke tiga belas  sampai masa Force Moulting selesai air minum di beri dan pakan normal di berikan, tapi asupannya di tambah sedikit- demi sedikit, hingga masa force moulting selesai, asupan pakan sudah kembali normal.