PENYAKIT GUMBORO

    GUMBORO

    Immunosuppressive penyakit yang mempunyai kemampuaan merusak dan menurunkan sistem imunitas kekebalan, membikin bursa fabricus mula mula membengkak lalu terjadi antropi mengecil rusak dan sistem kekebalan tidak terbentuk sehingga memberi kesempatan penyakit jenis lain untuk datang menginvasi, itulah penyakit Gumboro yang di sebabkan oleh virus, hingga saat ini belum di ketemukan obatnya hanya tindakan semi pengobatan dan tindakan preventiv yang bisa di lakukan.

    Serangan penyakit terjadi di bawah usia 2 minggu atau di atas 2 minggu biasanya usia 20-30 hari merupakan hari kritis serangan gumboro dengan gejala :
    Bulu kusut kusam berdiri
    Dehidrasi dan tubuh kurus
    Nafsu makan turun
    Feces kotoran warna putih
    Terjadi pendarahan dengan pola titik atau garis di paha, perut, dada
    Ginjal membengkak
    Bursa fabricus rusak bengkak 4 hari serangan lalu mengecil
    Mortalitas tinggi 50-100%
    belum ada obatnya

    Penyakit sangat cepat menular lewat sisa pakan air minum, peralatan kandang, anak kandang pemanas kurang maksimal atau terlalu cepat di hentikan ini untuk yang gejala subklinis dll biasanya tindakan biosekuriti yang kurang optimal atau feces kotoran masih banyak ngendon dalam kandang sebagai media ideal penyebaran penyakit

    Tindakan pengobatan
    Biasanya di lakuka untuk mengatasi penyakit ikutan setelah bursa fabricus rusak, langkah yang di lakukan : jika terjadi komplikasi penyakit lain sudah terlanjur ikutan masuk dan ginjal belum bengkak setelah di lakukan bedah bangkai maka pengobatan kombinasi
    probiotik+gula+antibiotika sesuai penyakit ikutan+multivitamin dosis sesuai di kemasan obat probiotik pakai dosis ekstrim 35ml/liter air minum, gula dosis 2- 5% dari air minum.

    Jika ginjal sudah bengkak pengobatan : air gula( 2-5%  ) + probiotik dosis ekstrim + Gumbonal dosis 1 gram/liter air minum atau ikuti di kemasan

    Dengan tindakan ini akan mengurangi tingkat mortalitas tapi morbiditas ternak tetep tinggi angka kesakitannya.

    Tindakan pencegahan yang bisa di lakukan adalah memperbaiki sanitasi biosekuriti yang mumpuni dengan tindakan pensucihamaan kandang dan peralatan di samping harus benar benar di awasi lalu lalang orang luar dalam kandang

    Program vaksin yang di lakukan
    tipe pedaging aplikasi pada hari ke 7 medivac gumboro via tetes maut
    hari ke 10-14 medivac gumboro via tetes atau air minum

    Tipe petelur aplikasi
    hari ke 7 medivac gumboro tetes
    hari ke 10-14 medivac gumboro tetes atau air minum
    hari ke 21-28 medivac gumboro tetes/air minum

    Jadwal vaksin jika bebarengan dengan datangnya penyakit maka vaksin perlu di undurkan dulu, sangat tidak di anjurkan melakukan vaksin saat outbreak penyakit sedang meledak resiko penyebaran penyakit malah semakin cepat pada kasus penyakit gumboro ini, sebab ada jenis vaksin tersendiri yang bisa di aplikasikan saat ada penyakit.


    Treatment penyembuhan alternatif :
    1. Beri larutan gula pasir 0,5 – 1 ons/liter air minum
    2. Beri obat Bodrek sakit kepala 1 butir untuk 2liter air minum, gerus dulu sebelumnya
    3. Probiotik PTPG2 dosis ekstrim 30 – 50ml/liter air minum
    4. Beri rebusan Herbal Top 250ml/liter air minum
    5. Jika kondisi sudah parah pakai sistem cekok oral PTPG2 dosis 5ml/ekor dan sistem injeksi pakai alat suntik yg sudah di lepas jarum tajamnya, suntikan ke cloaka/anus/silit ayam 1ml/ekor

    treatment ini sudah teruji dan terbukti dilapangan manjur joss……

    Singkatnya saat penyakit datang :
    1. Beri pemanas kembali
    2. Karantina ayam sakit
    3. Atur manajemen buka tutup tirai
    4. Lakukan pengobatan seperti di atas

    \m/

    grup facebook : Budidaya Broiler Sistem Probiotik PTPG2
    Gusti mboten pekok
    bumiternak-betha.blogspot.com




    0 Response to "PENYAKIT GUMBORO"

    Post a Comment