MENGAPA ANAK AYAM TUMBUH KERDIL ?




                                MENGAPA ANAK AYAM TUMBUH KERDIL ?

    Kalau itu yang anda tanyakan maka jawabannya akan sangat melebar, di butuhkan disiplin banyak ilmu. Mulai Ilmu genetika, ilmu nutrisi, ilmu budidaya ternak umum, ilmu tentang penyakit dll

    Banyak faktor yang menyebabkan anak ayam tumbuh kerdil, usia kekerdilan pada hari ke 4 – 21 dengan bobot tubuh yang di capai < 40%. Normalnya dalam satu populasi ternak di katakan tumbuh normal jika yang tumbuh kerdil 5 – 10%, tapi standart ini menurut saya masih terlalu tinggi seharusnya hanya maksimal 3 – 5% saja, lebih dari itu bisa di bilang kualitas DOC kurang bagus.

    Faktor Genetik

    Kualitas genetik anak ayam di tentukan dari kualitas Indukan, dalam Al Quran pun di jelaskan anak mewarisi sifat 50% dari bapak, 50% dari ibu, pada kasus ayam pun sama saja
    Bukannya dalam agama di jelaskan tidak boleh menikahi muhrim yang masih mempunyai hubungan kekerabatan terlalu dekat. Inilah perwujutan perkawinan Inbreeding yang di larang hasil DOC generasi keturunannya untuk di perjualbelikan. Perkawinan incest di larang dalam agama, yang di jelaskan sangat komplit dalam ilmu Fikih.

    Perlu di pahami ayam bergenetik homogen homozygot merupakan kumpulan genetik hasil seleksi yang bersifat identik pada satu jalur pewarisan sifat genetik pada keturunannya, inilah hereditas pewarisan sifat unggul.

    Kenapa genetik homogen homozygot perlu di kumpulkan dalam satu jalur pewarisan sifat ?
    Sebab jika dua ayam bergenetik homogen homozygot di kawinkan akan memunculkan sifat Heterosis yaitu sifat sifat unggul dari ke dua ayam homogen akan di turunkan dalam satu ayam  genetik unggulan tertentu

    Sistematika perkawinan mulai dari :
    Standart Stock/moyang leluhur tetua
    Grand Parent Stock
    Parent Stock

    Merupakan ayam bergenetik Homogen Homozygot, bisa di katakan pada tahap ini adalah kita melakukan ‘ kunciaan ‘ pada sifat sifat genetik unggulan yang nanti kedepan akan di wariskan pada generasi selanjutnya

    Dua ayam bergenetik Homogen Homozygot di samping menurunkan sifat genetik unggulan dia juga punya satu kelemahan fatal. Sifat kunciaan mengunci hanya pada genetik unggulan saja, maka kunci ini memudar saat perkawinan antar ayam homogen beda jalur pewarisan sifat terjadi berubah menjadi keturunan ayam bersifat genetik Heterogen Heterozygot....itulah ayam Finaly Stock.

    Ayam Finaly Stock merupakan sifat genetik hanya pada satu generasi keturunan saja sebab ayam finaly stock, di lihat penampilan performas saat ini bagus tapi tidak bisa menurunkan generasi genetik unggulan lagi, karena sifat ‘ KUNCIAAN ‘ genetik unggulan sudah terbuka gemboknya dengan menjadi ayam bergenetik heterogen.
    Coba di pahami ya jangan salah menarik kesimpulan
    Artinya secara penampilan performas sekarang
    ( DOC Finaly Stock ) bagus tapi secara genetik tidak bagus karena tidak bisa menurunkan sifat unggulan genetik lagi pada keturunanya karena sudah berubah genetik heterogen heterozygot bukan genetik homogen homozygot lagi.

    Pada fase ST, GPS dan PS merupakan usaha untuk membakukan sifat genetik unggul pada jalur pewarisan sifat genetik tertentu. Maka biasanya Breeder profesional memiliki dua jalur ayam berbeda.

    MemBAKUkan sifat genetik unggulan itu artinya kita melekatkan sifat unggul tertentu pada jalur pewarisan genetik pada satu individu ayam tertentu.

    Pada kasus ayam Finaly Stock yang di jadikan Indukan maka :
    Pada perkawinan 1 genetik unggulan yang di turunkan 75% genetik jelek 25%
    pada perkawinan ke 2 genetik unggulan menurun 50%, genetik jelek 50%
    pada perkawinan ke 3 genetik unggulan di wariskan 25% genetik jelek 75%
    pada perkawinan ke 4 sudah menjadi genetik 100% jelek...
    ora percoyo ?
    cobanen......

    Dengan sifat penurunan genetik indukan finaly stock seperti di atas maka tidak aneh jika di jadikan indukan,  ayam finaly stock akan memunculkan sifat mudah mati dan tumbuh kerdil.
    .
    Sebab ayam finaly stock heterogen heterozygot menurunkan sifat genetik dari moyang leluhur tetua terdahulu yang tidak terseleksi sifat unggulnya.

    Contoh kasus Jantan Pelung di kawinkan dengan Betina Bangkok, jika tidak di lakukan proses seleksi sebelumnya, hanya memperhatikan penampilan performans saat ini maka akan menurunkan secara genetik tetep menjadi genetik unggulan, hanya sifat genetik unggulan ini bukan merupakan genetik Dominan Stabil, tapi merupakan genetik Temporal Labil, artinya bukan hanya genetik unggulan saja yang di turunkan tapi genetik jelek juga turun maka biasanya pertumbuhan tidak seragam......

    Ada yang tumbuh super cepat sebagai perwujudan bersatunya dua genetik unggulan tapi ada juga yang pertumbuhan lambat atau kuntet sebagai perwujudan bersatunya dua genetik jelek, ini tidak aneh tabi sebagai bentuk yang wajar, generasi ayam tanpa proses seleksi Gen.
    Silahkan anda tarik kesimpulan sendiri.......

    Faktor Mesin Tetas / Penetasan

    FERTILITAS/ PERTUNASAN
    Fertilitas adalah bersatunya sperma dan ovum/sel telur, terjadinya hal ini di saluran reproduksi/ oviduk , kurang lebih 15 menit setelah terjadinya ovulasi, kuning telur terlepas dari kandungan kuning telur. Sekitar 24 jam sebelum oviposisi/ peletakan telur pada saluran pengeluaran.

    Kebutuhan sperma untuk setiap kopulasi/perkawinan kurang lebih 100 juta sel sperma. Meskipun yang dapat masuk,menembus sel telur 3 – 5 sperma, yang dapat bersatu dengan sel telur hanya 1 sperma untuk membentuk 1 zygot/ embrio. Sperma lainya yang 100 juta tersebut akhirnya menciut dan mati.

    Apabila didalam saluran reproduksi tidak ada telur yang sedang di bentuk, maka sperma dapat mencapai pintu oviduk 25 menit setelah perkawinan. Tapi bila sedang terjadi pembentukan telur, sperma terhalang maju. Itulah sebabnya, perkawinan usahakan pada waktu siang atau sore hari saja, setelah induk betina selesai bertelur. Pelaksanaan kawin suntik, waktunya seperti ini juga.

                                        FAKTOR YANG MEMPENGARUHI FERTILITAS TELUR

    a.       SPERMA : Sperma normal gerakannya lincah dan sanggup membuahi dengan fertilitas yang tinggi. Sperma yang tidak normal, bentuk dan gerakan tidak singkron, biasanya daya fertilitasnya rendah dan tidak dapat menurunkan genetic yang bagus.
    b.      RANSUM PAKAN : Ransum kurang baik kwalitasnya akan mempengaruhi mutu sperma. Diperlukan asupan Vitamin E dalam jumlah besar untuk menjaga kualitas sperma.
    c.       HORMON : Kelenjar-kelenjar penghasil hormone Endokrin, sangat mempertinggi fertilitas telur. Jika kelenjar Pituitury ( kelenjar home produk) tidak bisa di produksi semaksimal mungkin, akan menurunkan fertilitas. Seekor jago pejantan seandainya di suntikan hormone,akan mempertinggi fertilitas.
    d.      RESPON CAHAYA : 12 jam waktu yang di butuhkan seekor pejantan untuk mendapatkan cahaya terang/ paparan sinar matahari, agar menghasilkan sperma yang bagus. Induk Betina untuk pembentukan sebutir telur memperlukan cahaya terang/ sinar matahari selama 16 jam.
    e.      UMUR : Umur ideal untuk terjadinya perkawinan pejantan dan betina agar fertilitasnya bagus kisaran umur lebih dari 10 bulan.Pada periode tahun pertamalah biasanya waktu terbaik untuk terjadinya perkawinan.
    f.        DAYA BERTELUR : Induk betina yang produksi telurnya tinggi akan menghasilkan telur tetas yang fertilitasnya lebih tinggi, jika dibandingkan dengan induk betina yang produksi telurnya rendah. Berdasarkan hal ini maka pemuliabiakan untuk mempertinggi telur sekaligus berarti juga mempertinggi fertilitas telur.

     HATCHABILITAS/ DAYA TETAS
    Suatu sifat keturunan pejantan dan induk betina yang berdaya tunas atau daya tetas tinggi, akan menurunkan anakan atau DOC yang memiliki sifat seperti kedua induknya, makanya harus benar-benar di seleksi mutu indukan yang bagus.

                                       FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DAYA TETAS

    a.       PEMULIABIAKAN KELUARGA : Perkawinan antar keluarga atau antar saudara atau antara anak dan induk atau perkawinan Inbreeding, tanpa seleksi yang ketat untuk daya tetas yang tinggi, terbukti sangat merugikan breeder/ penetas. Seorang penetas sejati harus memiliki gallur ayam murni dari standart stock, grand parent stock, parent stock dan final stock. Jika penetas tidak memiliki ayam murni diatas maka belum bisa disebut Bredeer. Hanya usaha untuk memperbanyak anakan/DOC dan pasti mutu DOC-nya masih perlu dipertannyakan.
    b.      GEN LETHAL dan GEN SEMI LETHAL : Ada 14macam gen lethal yang mematikan atau dapatmematikan embrio didalam telur pada waktu penetasan telur. Gen yang langsung mematikan embrio di sebut gen Lethal, sedang yang mematikan secara tidak langsung disebut gen semilethal.Gen lethal ini bisa muncul saat perkawinan Inbreding terjadi.
    c.       RANSUM PAKAN : Ransum pakan bibit indukan harus mengandung nutrisi-nutrisi yang di butuhkan meliputi : protein, karbohidrat, lemak, vitamin A, D3, E, K, B2, B12, asam panthotenant, mineral : kalsium, mangan(Mn), selenium(Se).

     CARA MEN-SELEKSI TELUR TETAS
    Bentuk fisik telur tetas berhubungan langsung dengan daya tetasnya, cirri-ciri fisik telur ini merupakan sifat keturunan. Maka jangan sampai terjadi kekeliruan saat menyeleksi indukan, harus benar-benar di perhatikan mutu dari keturunanya, sebab ini merupakan sifat yang menurun.

                                    CIRI-CIRI FISIK TELUR YANG BAIK

    a.       BENTUK DAN BERAT TELUR : Telur tetas yang berukuran sangat besar atau sangat kecil tidak akan menetas dengan baik. Berat telur tetas yang baik 55 – 65 gram. Telur berbentuk lonjong harus dikeluarkan.
    b.      WARNA DAN KWALITAS KULIT TELUR : Warna kulit telur ada yang coklat dan putih, ketebalan kulit telur dipengaruhi asupan kalsium dan vitamin D3. Meskipun tebal tipis kulit telur merupakan sifat turunan. Kulit telur yang berbintik-bintik tidak rata, kasar harus di keluarkan dari mesin tetas, sebab tidak akan menghasilkan  daya tetas yang bagus. Bentuk dan kulit telur yang baik, tidak terlalu lonjong dan tidak terlalu bulat.




    a.       KWALITAS ISI TELUR : Isi telur yang baik posisi kuning telur tepat di tengah, isi telur sekeliling kuning telur itu uniform kelihatannya dan tidak ada gumpalan-gumpalan keruh/ hitam, letak dan besarnya kantung udara itu normal
                                                        



     MENYIMPAN TELUR TETAS

    Telur dengan bentuk ,berat dan kulit telur yang baik, belum tentu pasti menghasilkan daya tetas yang pasti bagus. Ada kondisi tertentu yang dapat mempengaruhi baikburuk daya tetas telur. Oleh karenanya harus di perhatikan beberapa kaidah di bawah ini.

    a.       Telur tetas yang disimpan pada temperature sangat panas atau sangat dingin, mengakibatkan kerusakan embrio telur. Suhu ideal menyimpan telur 15Celsius atau 60-75F.
    b.      Posisi peletakan telur adalah ujung runcing di bawah, ujung tumpul diatas. Jika letak telur kebalikkannya maka kantung udara dalam telur akan mendesak keatas, yang mengakibatkan stabilitas isi telur tidak ideal.
    c.       Kelembapan dalam ruangan penyimpan telur tetas akan mencegah penguapan air dari dalam telur dan ini berarti mencegah membesarnya kantung udara dalam telur.
    d.      Umur simpan telur 7 hari masih bisa di harapkan daya tetasnya, tapi umur telur terbaik untuk masuk mesin tetas adalah 4 – 5 hari, dengan daya tetas terbaik.
    e.      Kulit telur yang terlalu kotor sebaiknya tidak usah ditetaskan, hasilnya tidak akan baik. Kotoran feces pada kulit telur menghambat respirasi perputaran udara segar dari dalam telur atau dari luar kedalam telur. Jika hal ini terjadi embrio kekurangan udara segar sehingga rentan mati.
     
    Ini hubungannya dengan :
    1. Usia indukan minimal 8 bulan baru boleh telurnya di tetaskan, jika terpaksa....
    2. Berat telur terlalu kecil akan menghasilkan anakan dengan berat ringan yang pertumbuhan pasti terlambat
    3. Indukan yang belum dewsa tubuh tapi sudah dewasa kelamin jika telur nya di tetaskan akan menyebabkan imunitas daya tahan tubuh belum terbentuk sempurna sehingga anakan nya atau keturunannya akan gampang sakit dan mati
    4. Indukan yang terinfeksi Salmonella, maka dalam kondisi yang tidak fit anakan DOC dari indukan semacam ini bisa sewaktu waktu akan terserang bakteri Salmonella
    Jadi syarat untuk menjadi telur tetas bukan asal telur bisa di tetaskan dan menjadi DOC...
    harap di pahami, agar menghasilkan DOC kualitas bagus.

    Faktor Pakan
    Sebelum membahas lebih lanjut pelajari terlebih dahulu sistem kerja organ pencernakan..oke ?..

    Organ Pencernakan
    Tidak di lupakan juga bahasan tentang organ pencernakan Lambung Tunggal ( ayam bebek puyuh entog kalkun burung kelinci babi ) dan Lambung Jamak ( kambing domba kerbau sapi ) tentu saja sangat berbeda jauh pembahasannya.

    Lambung Tunggal system pencernakan dalam usus hanya berjalan 1-2 jam saja, dalam waktu sesingkat itu ternak harus mampu men- absorsi menyerap nilai gisi bahan pakan. Makanya bahan pakan biasanya di buat Tinggi kadar TDN total digestible nutrient, agar dalam waktu singkat ternak punya kesempatan untuk menyerap nilai nutrisi bahan pakan, tapi resikonya harga pakan cenderung jadi mahal.

    Karena Lambung Tunggal system pencernakan sangat minim dengan bantuan mikroorganisme dalam saluran pencernakan sehingga proses fermentasi dalam saluran pencernakan tidak terjadi. Akibatnya peternak di tuntut untuk menyediakan pakan yang siap serap, ini yang bikin jadi mahal


    Lambung Jamak system pencernakan yang sangat efisien dalam penyerapan nilai nutrisi bahan pakan dengan adanya rangkaian organ pencernakan yang terdiri dari Rumen, Reticulum, Omasum, Abomasum. Bahan pakan bernilai nutrisi rendah di pecah di fermentasi oleh bakteri pencernakan yang terdiri dari :

    bakteri selulolitik,
    bakteri pencerna hemiselulosa,
    bakteri amilolitik,
    bakteri pencerna gula,
    bakteri pemakai asam,
    bakteri proteolitik,
     bakteri penghasil ammonia,
     bakteri penghasil metan,
    bakteri lipolitik,
     bakteri pensintesisi vitamin.

    Sehingga bahan pakan ber serat tinggi dapat di manfaatkan oleh ternak, dengan perombakan yang di lakukan oleh mikrob di ubah menjadi senyawa tertentu yang mudah di serap oleh ternak untuk pertumbuhan.

    Serat kasar tinggi pada jerami setelah setelah di fermentasi eksternal apa mungkin di berikan ke hewan berlambung tunggal macam ayam bebek ? Teorinya harusnya bisa karena telah turun nilai seratnya, tapi ini terlepas dari pembahasan nilai nutrisi pada jerami, perlu di buktikan dalam praktek.

    Nanti tentang jerami fermentasi sebagai slah satu bahan penyusun pakan ayam di bahas dalam artikel berbeda, di tunggu saja yo....effek ke depan pakan ayam jadi berharga super murah...
    Tertarik ?.........
    Standart Nutrisi

    Ayam broiler :
    Fase stater :
    Protein 21%
    Energi Metabolisme : 2800 – 2900 kcal/kg

    Fase finister :
    Protein : 19%
    Energi metabolism : 3000 – 3100 kcal/kg


    Ayam Joper, AKA, Pejantan , KUB ;
    Fase Stater ( 1 – 2 mgg ) :
    Protein 20-21 %
    Energi Metabolisme 2800- 2900 kcal/kg

    Fase Grower  ( 3 – 4 mgg ) :
    Protein 18 – 19 %
    Energi Metabolisme 2900 – 3000 kcal/kg

    Fase Finister ( 5 – 8 ) :
    Protein 15 – 16 %
    Energi Metabolisme 3100 – 3200 kcal/kg

    Ayam RAS/Leghorn :
    Fase stater/minggu 1-4 :
    Protein : 20-21%
    Energi metabolism 2800-2900 kcal/kg

    Fase grower I minggu ke 5 – 12 :
    Protein : 17 18 %
    Energi metabolism 2600- 2700 kcal/kg

    Fase grower II  minggu ke 13 – 16 ( ini formula diet )  :
    Protein : 14-15 %
    Energi metabolism : 2600-2700 kcal/kg

    Fase finister minggu ke 17 – afkir :
    Protein : 17-18 %
    Energi metabolism : 2750-2850 kcal/kg


    Bebek petelur :
    Fase stater minggu ke 1-4 :
    Protein : 20-21 %
    Energi metabolism : 2800-2900 kcal/kg

    Fase grower I minggu ke 5 – 12 :
    Protein : 18-19 %
    Energi metabolism : 2700-2800 kcal/kg

    Fase grower II minggu ke 13 – 20 :
    Protein : 15 %
    Energi metabolism : 2600 – 2700 kcal/kg

    Fase finister minggu ke 21 – afkir :
    Protein : 17 – 18 %
    Energi metabolism : 2800 – 2900 kcal/kg


    Ini standart untuk bebek local asli Indonesia, jangan takut kalau saya Cuma ngarang ya…untuk bebek pedaging local sudah tak praktekan dengan populasi bebek 5000 ekor pada 5 kali periode pemeliharaan, dari jual bebek Rp 12.000/ekor dapat laba Rp 7000/ekor hingga jual harga Rp 25.000/ekor dapat laba Rp 3000/ekor, setelah itu saya berhenti ternak bebek, nunggu lihat situasi dulu….

    Bebek petelur juga sudah tak coba, takut saya share ilmu kalau saya sendiri belum pernah mepraktekan, takut di tuduh tukang ndobos, jadi anda yang ngecap ilmu hanya di tataran teori doang ..kasian deh loe… Bebek petelur sejumlah 300 ekor di pelihara dari DOD hingga afkir ini bebek di kandang terus menerus tanpa pernah di angon sama sekali dan produksi telurnya tetep bagus 70-80%, ini mematahkan asumsi yang mengatakan bebek di kandang terus menerus tidak bisa bertelur.
     
    Untuk ayam kresing super atau ayam arab :
    Fase stater minggu ke 1-4 :
    Protein : 21%
    Energi metabolism : 2900 kcal/kg

    Fase grower I minggu ke 5 – 12 :
    Protein : 18%
    Energi metabolism : 2700-2800 kcal/kg

    Fase grower II minggu ke 13 – 16 ( formula pakan diet ) :
    Protein : 14 – 15 %
    Energi metabolism : 2600-2700 kcal/kg

    Fase finister minggu ke 17 – afkir :
    Protein : 17 – 17,5 %
    Energi metabolism : 2750 – 2850 kcal/kg


    Yang perlu di pahami oleh rekan semua, kenapa tipe pedaging dan petelur di buat berbeda kebutuhan nutrisinya. Sebab beda tujuan target pedaging gimana caranya ternak cepat besar dalam waktu singkat sedang tipe petelur mengharmonisasikan antara dewasa tubuh dan dewasa kelamin.

    Saat usia ternak minggu ke 1 – 12 fokus kita adalah perkembangan dewasa tubuh biar frame size kerangka tubuh tercapai bobot tercapai baru beralih ke perkembangan dewasa kelamin atau pematangan organ organ reproduksi agar tidak cepat matang , makanya perlakuaan intensitas cahaya mulai di kurangi dan menurunkan nilai protein dan energy agar ternak tidak gemuk, tidak cepat bertelur, moment bertelur yang terlalu dini usia 3 -3,5 bulan ini bukannya bagus tapi malah merusak produktivitas telur di masa mendatang dengan resiko telu ukuran kecil berat telur di bawah standart dan panjang lamanya waktu bertelur yang menjadi lebih singkat di samping pembentukan ovum bakal telur yang tidak banyak sehingga merugikan peternak, karena ayam bebek cepat moulting brodol bulu.
    Semangat……..


    Jadi kandungan nutrisi seperti energi, protein, dan mikro nutrisi lainnya jika tidak sesuai dengan kebutuhan ayam, maka bisa memicu kasus kekerdilan, begitupun soal jamur aspergillosis dan racunnya micotoksis yang banyak mencemari pakan juga memicu kekerdilan, pakai aja toksis binder alternatif yang sudah saya bahas pada artikel lain, pelajari buatnya gampang.

    Manajemen kandang bio sekuriti
    Kunci utama di tahap pemeliharaan Brooding, tidak selamanya anda mesti pakai IGM gas/ gasolec, anda bisa memanfaatkan pemanas serbuk kayu dan batubara, effek panas tidak kalah dengan gasolec tapi biaya lebih murah. Trik yang lebih murah lagi anda membuat kandang atau boks sistem close house dengan pemanas lampu pijar.

    Ini prakteknya boks atau kandang postal DOC di buat rapat bagiaan bawah samping dan atas, hanya ada sedikit celah bagiaan atas untuk sirkulasi udara. Dengan sistem ini lampu pijar ber watt kecil sudah cukup karena panas tidak keluar dari kandang atau boks yang tertutup rapat, itu seperti di ungkep ,panas di pertahankan selalu dalam ruangan kandang, wes irit poll sistem ini.

    Kenapa brooding merupakan masa krusial ?
    Inilah awal masa Stater, selama 14 hari, ini masa krusial yang akan menentukan akan berhasil atau gagal usaha pembesaran ayam broiler anda. Inilah masanya pertubuhan dan perkembangan seluruh sel sel tubuh dan organ organ dalam. Organ pencernaan berkembang sampai hari ke 14, enzim dan hormone pencernaan berkembang hingga hari ke 21, organ pernapasan tumbuh mulai hari ke 4 hingga hari ke 14 dan system kekebalan tubuh antibody internal mulai hari ke 7.

    Ada 2 tipe pertumbuhan sel  yaitu Hyperplansia adalah perkembangan sel dengan pertambahan jumlah sel dalam tubuh, sedang Hypertrophia adalah pembesaran ukuran sel sel tubuh tanpa ada lagi penambahan sel sel baru.

    Fase Brooding di minggu minggu awal akan menentukan kualitas pertumbuhan ayam di hari hari selanjutnya. Brooder pemanas suhu ruangan harus mencapai 35 derajat celcius jangan sampai kurang, agar peristiwa Chiliing, ayam kedinginan hingga tubuhnya menggigil tidak terjadi. Sebab kalau sampai hal itu terjadi akan merugikan peternak, dengan berhentinya pertumbuhan karena nutrisi yang termakan hanya di pakai untuk menghangatkan badan bukan untuk pertumbuhan akibatnya FCR jebol dan masa pemeliharaan semakin panjang sehingga biaya yang di keluarkan semakin banyak.


    Faktor Penyakit
    Penyebab utama ayam sakit adalah :
    1. Protozoa :
    Dari genus Eimeria yang terkenal adalah Eimeria Tenella, mesti  ada 8 jenis species Eimeria, hanya species Tenella dan Necantric yang terkenal karena sifat ganasnya. Nama penyakitnya adalah Coksidiosis atau berak darah dengan ciri ayam menggerombol, bulu berdiri, nyekukruk, sayap mengantung dan mengeluarkan berak atau kotoran warna merah.

    Yang terserang adalah bagiaan organ pencernakan, logikanya kalau organ yang bertugas mengabsorsi nutrisi saja luka dan sakit gimana ayam akan bisa tumbnuh cepat ?

    Tindakan pengobatan :
    Beri Herbal Top dan Probiotik dan antibiotika merk Coksi dari Medion, langkah lengkap pengobatan buka di blog bumiternak-betha.blogspot.com

    2. Bacteri :
    Serangan penyakit protozoa berak darah biasanya selalu berhubungan dengan penyakit bacteri NE Necrotic Enteritis, yang mana setelah organ pencernakan mengalami perlukaan maka hal ini menjadi media yang cocok untuk tumbuh kembang bakteri NE, biasanya berak darah dulu baru NE masuk, sama sama menyebabkan organ pencernakan tidak bisa bekerja maksimal, sama sama punya effek pertumbuhan ayam menjadi kerdil

    3. Virus
    Salah satu virus yang teridentifikasi sebagai penyebab kekerdilan adalah Reo Virus yang menyebabkan radang usus atau enteritis yang mengakibatkan penyerapan nutrisi menurun ayam jadi kerdil. Reo Virus terkenal sebagai penyakit Helicopter Disease.

    Pada serangan anak ayam usia 2 – 4 hari gejala penyakit ringan, anak ayam lesu, malas bergerak dan sayap mengantung. Pada serangan hari ke 4 – 7 mulai timbul diare dengan ciri pada kotoran di temukan pakan yang masih utuh biasanya butiran BR atau jagung dan kotoran berwarna coklat kekuningan. Saat bedah bangkai akan di temukan usus pucat, kecil tak berkembang dan dalam usus terdapat pakan yang masih bebtuk utuh.

    Coba perhatikan penyakit yang menyebabkan kekerdilan dari sumber protozoa, bacteri maupun virus, bagiaan yang terserang adalah organ pencernakan tempat penyerapan nutrisi terjadi.

    Saya sudah menemukan solusi jitu dengan penyakit yang berhubungan dengan organ pencernakan
    kombinasi Herbal Top dan Probiotik dan antibiotika jenis  sulfa atau amprolium

    prosedur pengobatan baca di blok ya......
    untuk mendiagnosa penyakit lewat kotoran
    STANDARD PERUBAHAN WARNA KOTORAN AYAM
    (melihat beragam penyakit ayam dari kotoran)

    Kotoran ayam normal terdiri atas material berwarna agak gelap dan ada kristal asam urat berwarna putih di atasnya.

    Beberapa perubahan berikut mungkin terjadi di lapangan dan dapat dijadikan petunjuk untuk mengetahui permasalahan yang terjadi, yaitu :

    1. DROPPING WITH BLOOD atau Kotoran dengan darah.
    Mengindikasikan jenis penyakit coccidiosis (berak darah). biasanya nafsu makan turun tp nafsu minum baertambah. penanggulangan : gunakan kombinasi HERBAL dengan obat cocci atau anticocci (maladex) selama 7 hari.

    2. GREENISH DROPPING atau kotoran hijau
    Merupakan fase akhir dari gejala cacingan, atau terlambat makan sehingga cairan empedu masuk ke pencernaan, atau ayam banyak makan bahan makanan berwarna hijau pada ayam sistem free range. ciri2 cacingan biasanya ayam kurus, bulu kering dan malas. untuk petelur pada masa DOC masih bisa diberikan obat cacing kimia seperti LEVAMID, NEMASOLI, TRYWORM. tp untuk masa produksi di sarankan menggunakan HERBAL 100 % selama 3 hari dan insya Allah cacing akan keluar bersama melalui kotoran.

    3. WHITE, MILKY RUNNY DROPPINGS atau kotoran putih spt susu dan berair.
    hal ini bisa mengindikasikan penyakit cacingan, coccidiosis, Gumboro. Untuk Gumboro dapat di antisipasi melalui vaksin atau bisa juga menggunakan kombinasi HERBAL 100% dan DOCTRIL/NEO MEDITRIL selama 15 hari non stop. utamakan tindakan pencegahan.


    4. BROWN RUNNY DROPPINGS atau kotoran cair berwarna coklat.
    merupakan indikasi infeksi E. Coli (Colibacillosis). mengenai Colibacillosis


    5. CLEAR or WATERY RUNNY DROPPINGS atau kotoran berair jernih.
    Mengindikasikan ayam stress (stress akibat perlakuan, perubahan suhu dll) atau IB (Infectious Bronchitis) yaitu penyakit viral pada saluran pernapasan ayam yang bersifat akut. Gejala klinis yang paling sering muncul pada anak ayam adalah gangguan pernapasan yang ditandai oleh adanya pernapasan melalui mulut (menggeh-menggeh), batuk, ngorok basah, bersin, dan leleran dari hidung. Mungkin akan terlihat adanya mata yang berair dan kadang-kadang diikuti oleh pembengkakan daerah sinus. Anak ayam akan terlihat lesu dan mungkin bergerombol di bawah pemanas. Konsumsi pakan dan pertambahan berat badan akan menurun drastis. pencegahan vaksin dan penggunaan herbal 100 % sangat di anjurkan.

    6. YELLOW & FOAMY DROPPINGS - kotoran kuning dan berbusa
    bisa juga mengindikasikan Coccidiosis.

    7. GRAYISH WHITE & RUNNING CONTINOUSLY atau kotoran abu-abu dan terjadi terus menerus.
    Indikasi vent gleet (penyakit kronis pada kloaka). Vent gleet adalah keluarnya cairan dari anus yang berbau amis yang menyebabkan pembengkakan/memar pada kulit. Vent gleet juga mengakibatkan bulu di sekitar anus menjadi kotor dan lengket. Biasanya juga menimbulkan lapisan bahan berkerak berwarna putih. Ayam yang mengalami kejadian ini terlihat lesu, produksi turun tajam bahkan berhenti bertelur. pembersihan dan perawatan rutin dapat mengatasi vent gleet. untuk ayam petelur sebaiknya ayam ini di pisah karena vent gleet


    wes gek di pelajari
    \m/
    kipdefayer
    sluman slumun slamet
    bumiternak-betha.blogspot.com
    085229779252
    sms saja ya jangan telpon







    3 Responses to "MENGAPA ANAK AYAM TUMBUH KERDIL ?"

    1. Klo standart nutrisi ayam aduan tau ayam bangkok brp?

      ReplyDelete
    2. thanks gan infonya..sangat bermanfaat.. ijin share di sini Ternak Pertama Ditunggu gan kunjungan baliknya..salam peternak indonesia!

      ReplyDelete