Monday, April 1, 2013

FERMENTASI AMPAS TAHU



                                          FERMENTASI AMPAS TAHU

Pembahasan tentang fermentasi katul dan ketela pohon sudah pernah saya ulas panjang lebar. Saya anggap keterangan pada ke dua fermentasi di atas, dapat menjadi referensi pada fermentasi ampas tahu kali ini.

Ampas tahu, limbah dari pembuatan tahu,jumlah berlimpah dan belum di maksimalkan pemanfaatannya untuk pertumbuhan ternak. Dengan teknologi sederhana peram fermentasi maka ke unggulan nilai nutrisi ampas tahu dapat di maksimalkan. Yang bisa di manfaatkan bukan hanya ampasnya tapi juga air rendaman kedele bahan dasar pembuatan tahu dan tempe.

Prinsip pemahaman tujuan utama proses fermentasi ini adalah meningkatkan TDN Totalt Digestible Nutrient, mengurangi serat kasar sehingga total nutrisi yang terserab saat absorsi nutrisi di organ pencernakan bekerja maksimal, bahan limbah sebagai kotoran prosentase yang di buang turun.

Apakah proses fermentasi ini meningkatkan prosentase protein ? Itu sudah pasti, tapi tidak bisa di sama ratakan pada setiap ujicoba, dengan pertimbangan asal kualitas bahan yang berbeda.

Yang jelas, protein asal ampas tahu dengan di bantu mikroorganisme kapang yeast di ubah menjadi Asam Amino, terutama Lisin dan Metionin. Juga di ubah menjadi Enzim, Hormon pertumbuhan, mineral multivitamin dan Antibiotika alami.

Pada lingkup kampus, fermentasi ampas tahu telah di teliti sebagai bahan pakan subtitusi, yang masuk dalam formula pakan dari 5%, 10%, 15%, 20%, 25%, bahkan hingga 40%. Dan memberikan hasil semakin bagus pada campuran 40%, FCR turun dengan hasil bobot akhir yang tidak berbeda jauh dengan bahan pakan basal pabrikan.

Kenaikan protein kisaran 5% - 15% setelah fermentasi dengan pembeda bahan asal.

Nilai nutrisi ampas tahu :
protein  : 24,5%
serat kasar  : 23,6%
fat  : 10,2%
abu  : 3,51%
BETN  : 38%
Ca  : 1,1%
P  : 0,88%
Energi Metabolisme : 2830 Kcal/kg




Bahan :
1. Ampas tahu 25 kg
2. Ragi tape 5 -7 butir atau Ragi tempe 2-3 lembar
3. Mineral B12 atau mineral feed supplement A Medion 0,5 kg

Pembuatan :
1. Ampas tahu di peras kadar airnya hingga akas pero saat di kepal sudah tidak keluar air lagi, lalu masukkan dalam kukusan , masak 30 menit sejak air mendidih lalu dinginkan, hamparkan ke lantai.
atau ampas tahu di kocori air panas 2 liter tiap 25 kg ampas tahu,lalu tutup rapat biarkan 10-15 menit lalu ampas tahu dip eras kembali.Hasil terbaik tetap yang di kukus…….

2. Ampas tahu hangat tipiskan sebar merata , sebarkan mineral dan ragi tape lalu aduk adukmerata ,baru masukkan dalam plastic drumatau ember peram 2-3 hari hingga keluar bau wangi, proses fermentasi selesai.Jika tidak di keringkan, tetap simpan dalam drum ambil sedikit sedikit untuk di berikan ke ternak, ini bertahan hingga 1 minggu asal kedap udara. Atau setelah di peram selesei ampas tahu di keringkan atau di oven hingga bisa di simpan 2 bulan.

Dokumen makalah ini nanti ada hubungannya dengan dokumen makalah Pakan Alternatif Untuk Unggas Petelur Pedaging dan Untuk Pakan Ruminansia Domba Kambing dan Sapi.

Tunggu saja tanggal mainya…….

Grup Facebook : ayam kresing super 2
Twitter : @betha_sutrisno
Blog : bumiternak-betha.blogspot.com
Email : betha_sutrisno@yahoo.co.id
HP : 085229779252





25 comments:

  1. artikel yang luar biasa pak betha, sangat informatif dan mudah diterapkan...

    ReplyDelete
  2. untuk ayam broiler di kasih nya umur berapa om, kalau di kombinasikan dengan konsentrat bravo 511, untuk 10 kg pakan berapa ampas tahu nya om

    ReplyDelete
    Replies
    1. telah ada yg melakukan penelitian porsi ampas tahu hingga 40%, di formulasikan dengan bahan pakan lain, bukan semacam pakan jadi bravo 511...tapi bahan pakan tepung ikan, b kedelei, jagung,katul dan mineral vitamin...hasil penelitian seperti seandainya pakai bravo 511 100%.........

      Delete
  3. klo buat kelinci bs ga.

    ReplyDelete
    Replies
    1. buat kelinci sdh ada artikel tersendiri....cari ya........

      Delete
  4. New Luaching

    PERLUAS INFORMASI BISNIS ANDA BERSAMA
    FORUM JUAL BELI INDONESIA
    http://jual-beli.indonesianforum.net

    MEDIA BISNIS UNTUK SEMUA JURAGAN

    Gabung sekarang juga..

    ReplyDelete
  5. Selamat malam pak.

    Nilai kandungan nutrisi untuk ampas tahu fermentasi dan dedak fermentasi berapa ya?

    Terima kasih infonya

    ReplyDelete
    Replies
    1. ada yg sdh nge-LAB-kan protein ampas tahu dari 24% menjadi 30%, bekatul 12% jadi 18-20%...parameter lainnya ...info saya kurang lengkap...

      Delete
  6. ijin sedot mas betha,thank's

    ReplyDelete
  7. Terima kasih P Betha...kita tunggu artikel berikutnya tentang Pakan Alternatif-nya.

    ReplyDelete
  8. Selamat pagi mas,
    saya mau tanya, kalo fermentasi ampas tahu bisa dipakai untuk pakan lele g?
    Saya adalah penggiat budidaya lele dari bandung, lagi mencari pakan alternatif lele
    Mohon bantuan dan informasinya pak
    Terimaksih

    ReplyDelete
    Replies
    1. bisa, cuma draff pembuatan pakan ikan apung belum di unggah mas, tunggu saja

      Delete
  9. bos mau tanya kalau FERMENTASI AMPAS kelapa caranya gimana

    ReplyDelete
  10. pak betha apakah ampas kelapa yg difermentasi bisa diberikan untuk pakan lele? dan brp persen diberikan untuk lele.trims

    ReplyDelete
  11. Seandainya peternak tradisional pada bisa buka internet peternak tradisional bisa sejajar dengan peternak luar negeri... trima kasih mas Betha ....ditunggu artikel2 berikutnya...

    ReplyDelete
  12. tulisan yang menarik, terus unggah terobosan alternatifnya ... sy sedang uji coba tanam lele dengan pakan ampas tahu 40%, dedak halus 40%, ikan asin bs 20%, setelah digiling terus dipermentasi ... mohon bimbinganya. Tks

    ReplyDelete
  13. pakan bisa ditunjukan gak gambar ragi tape dan ragi tempe nya?

    ReplyDelete
  14. pak betha bisa ditunjukin gak gambar dari ragi tape dan ragi tempe nya? Mohon dibls.tks

    ReplyDelete
  15. Pak Betha, aku kok bingung kalo mbandingkan artikel ini dengan yang ini http://peternakan.litbang.deptan.go.id/fullteks/semnas/pro10-120.pdf. Protein tanpa fermentasinya kok malah lebih tinggi. Ada argumen yang lebih bisa aku pahami???

    ReplyDelete
    Replies
    1. setiap penelitian tidak selamanya hasilnya sama mas, dari banyak penelitian kebanyakan hasilnya tidak bakalan sama, mungkin karena metode dan bahan yang berbeda....

      ini seperti kasus satu bahan yang sama di LAB kan di 2 universitas berbeda dan hasilnya juga beda mas....

      jalan tengah bagi saya memadukan di antara beberapa penelitian yg berbeda itu...ambil tengah tengahnya....

      Delete
  16. kalo untuk kambing penggemukan gak rugi mas pake ampas tahu fermentasi?

    ReplyDelete
  17. Pak Betha.......
    Saya adalah pemula dalam usaha peternakan, sehingga harus banyak belajar tentang pakan alternatif.
    Saya tertarik dengan teknik fermentasi yg anda tulis.
    Beberapa pertanyaan saya : mengapa ampas tahu harus dikukus lagi. Soalnya ampas tahu sudah dimasak.

    Dimana saya bisa membeli Mineral B12 atau mineral feed supplement A Medion ? ditoko pertanian ?

    Dalam proses fermentasi, biasanya butuh gula / tetes tebu. Pada cara Bapak, tidak terdapat gula. Mengapa ?

    Terima kasih

    ReplyDelete
  18. apabila proses permentasi ampas tahu bisa meningkatkan kandungan protein sampai 33%, artinya bisa untuk dijadikan pakan gurame, mohon pencerahannya !!

    ReplyDelete
  19. Saya mau tanya fermentasi ampas tahu kalau tanpa di kukus apakah efek negatifnya? karena untuk mengukus dalah jumlah yang banyak akan menghabiskan banyak waktu. Apkah fermentasi ampas tahu dapat mengakibatkan kembung pada ternak ruminansia?

    ReplyDelete